Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Hendak Pensiun, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan Daftar Jadi Calon Wakil Bupati Jepara

MURIANEWS, Jepara – Seorang pejabat teras Pemkab Jepara yang akan memasuki masa pensiun dikabarkan mendaftar menjadi calon Bupati Jepara ke DPC PDI Perjuangan Jepara. Pejabat yang dimaksud adalah Mulyaji yang saat ini masih menjabat sebagai Asisten Sekda Jepara Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

Mulyaji diketahui menyampaikan berkas lamaran untuk posisi Calon Wakil Bupati Jepara, pada Kamis (15/10/2020) pagi.

Mulyaji, yang saat ini juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinsospermades Jepara, diketahui akan memasuki masa pensiun pada November ini.

Sejak beberapa waktu lalu, pejabat yang dikenal sangat dekat dengan Bupati Jepara Dian Kristiandi ini, diisukan akan menjadi salah satu calon wakil Bupati Jepara, yang sampai saat ini kosong.

Isu itu nampaknya mulai mendapatkan jawaban, setidaknya setelah yang bersangkutan mengajukan berkas lamaran ke DPC PDI Perjuangan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Andang Wahyu Triyanto saat dikonfirmasi membenarkan tentang hal ini. Pihaknya memang mendapatkan laporan, bahwa Mulyaji telah menyampaikan berkas lamaran sebagai Calon Bupati Jepara.

Berkas tersebut diterima oleh Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jepara, dan sudah dilaporkan kepada pihaknya. Selanjutnya, DPC PDI Perjuangan dalam hal ini tinggal melanjutkan prosesnya.

Dikatakan oleh Andang Wahyu Trianto, sampai saat ini sudah ada sekitar 10 nama yang sudah masuk ke DPC PDI Perjuangan. Selanjutnya nanti, nama-nama tersebut akan disampaikan ke DPP PDI Perjuangan melalui DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.

Siapa yang akan mendapatkan rekomendasi, nantinya yang menentukan adalah DPP PDI Perjuangan.

“Secara kelembagaan, DPC PDI Perjuangan sudah menginstruksikan kepada Bupati untuk segera mengajukan surat ke DPRD Jepara mengenai proses pengisian jabatan Wakil Bupati Jepara, yang hingga saat ini kosong. DPC PDI Perjuangan Jepara dalam hal ini juga sudah menyiapkan personil-personil untuk calonnya. Soal proses selanjutnya ya nanti DPP PDI Perjuangan yang akan menentukan,” ujar Andang Wahyu Trianto, Kamis (15/10/2020).

Sementara itu, Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jepara, Bobby Alfianto, menyatakan, Mulyaji sudah menyampaikan berkas lamaran ke PDI Perjuangan terkait hal ini.

Surat Mulyaji yang bermaterai 6000 tertanggal 15 Oktober 2020 diterima dirinya secara langsung. Surat tersebut juga dilampiri dengan curriculum vitae atau daftar riwayat hidup.

Dalam hal rencana pengisian jabatan Wakil Bupati Jepara, Bobby menyatakan DPC PDI Perjuangan tidak membuka pendaftaran secara resmi. Namun demikian, pihaknya juga tidak menutup kesempatan bagi orang dari luar partai.

Proses yang akan berlangsung, semuanya akan menjadi kewenangan dari DPP PDI Perjuangan.

Sedangkan Mulyaji, sampai berita ini dikirim belum memberikan tanggapan. MURIANEWS sudah mengirimkan pesan WhatsApp, namun belum dibalas. Demikian pula saat dihubungi melalui telepon, yang bersangkutan tidak menjawab.

Dari beberapa informasi yang sebelumnya berkembang, DPC PDI Perjuangan Jepara, pada tanggal 9 September 2020 sudah menetapkan beberapa kader untuk mengisi jabatan Wakil Bupati Jepara yang kosong.

Mereka yang diusulkan adalah Toyib, Siti Aizatin, Ahmad Rifa’i, Budi Laksana, Mersa Nabela, Nur Kholis dan Bobby Alfianto.

Di luar itu juga ada nama Andang Wahyu Triyanto dan Junarso, yang saat ini menjadi Plt Ketua DPRD Jepara. Sehingga ditambah Mulyaji, berarti memang ada 10 nama yang muncul menjadi kandidat calon Bupati Jepara.

Posisi Jabatan Wakil Bupati Jepara sendiri kosong, setelah Dian Kristiandi ditetapkan sebagai Bupati Jepara menggantikan Ahmad Marzuki. Setelah sempat menjadi Plt Bupati Jepara, Dian Kristiandi yang semula merupakan Wakil Bupati Jepara, akhirnya ditetapkan menjadi Bupati Jepara Definitif.

Dian Kristiandi menggantikan Ahmad Marzuki yang tersandung kasus hukum, hingga jabatan Bupati Jepara harus dilepaskannya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...