Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Parijoto Ditetapkan Sebagai Varietas Lokal Jepara, Uji Genetik Jadi Jurus Pamungkas Kudus

MURIANEWS, Kudus – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus melakukan langkah terakhir agar Parijoto bisa menjadi varietas tanaman lokal Kabupaten Kudus. Pasalnya, Jepara telah terlebih dahulu mendapatkan pengakuan untuk parijoto sebagai tanaman khasnya.

Hal itu ditandai dengan keluarnya Tanda Daftar Varietas Tanaman dengan nomor 1300/PVL/2019 dari Kementerian Pertanian RI tertanggal 6 Desember 2019.

Kasi Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kudus Arin Nikmah menuturkan, pihaknya sudah mengetahui jika Jepara sudah mendapatkan tanda daftar varietas tanaman parijoto sebagai tanaman lokal daerah.

Meski demikian, pihaknya akan tetap mengajukan agar tanaman parijoto juga terdaftar sebagai tanaman lokal Kabupaten Kudus. Renananya tanaman ini akan diberi nama nama Parijoto Sunan Muria. Salah satunya dengan melakukan uji genetika DNA.

“Atas dasar populasi yang besar, kearifan lokal, dan juga sudah ada produksi dari hulu hingga hilir yang sangat maju. Kami tetap mengupayakan dengan uji tes genetika DNA,” katanya, Kamis (15/10/2020).

Menurutnya, dari sisi morfologi, parijoto yang ada di Kudus dan Jepara memanglah sama. Namun, ia berharap dengan adanya uji tes genetika DNA tersebut, bisa ditemukan pembeda.

Sehingga, dari Kudus juga bisa mendaftarkan parijoto sebagai varietas lokal Kudus.

“Uji DNA ini langkah terakhir untuk parijoto juga bisa terdaftar menjadi varietas tanaman lokal Kudus. Kami menaruh harapan besar uji DNA itu nantinya ditemukan pembeda. Sehingga baik Kudus dan Jepara bisa mendaftarkan tanaman parijoto sebagai varietas lokal masing-masing daerah,” ucapnya.

Meski demikian, jika hasil dari tes genetik tanaman parijoto Kudus dan Jepara hasilnya sama, pihaknya harus mengikhlaskan tanaman parrijoto sebagai varietas tanaman lokal Jepara.

“Kalau untuk uji genetik DNA sama, memang dengan berat hati varietas tanaman parijoto milik Kabupaten Jepara. Dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) 01/pert/SR.120/2/2006  sendiri jika sudah sama tidak biasa diajukan kembali,” imbuhnya.

Baca: Tak Hanya Kudus, Jepara dan Sleman Juga Daftarkan Parijoto Sebagai Buah Khas Daerahnya

Sementara Kabid Tanaman Pangan dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Dewi Masitoh menyatakan, akan tetap berusaha semaksimal mungkin agar tanaman parijoto bisa juga terdaftar dalam varietas tanaman lokal Kudus.

Menurutnya, di Jepara, tanaman parijoto tumbuh hanya di satu dukuh saja. Yakni Dukuh Duplak, Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara.

“Tanaman parijoto itu di Kudus mempunyai historis sosial budaya dan kearifan lokal yang sangat melekat di masyarakat. Sampai menjadi batik parijoto dan produk-produk olahan dari parijoto. Jika ada orang berziarah ke Makam Sunan Muria oleh-olehnya ya parijoto karena dipercaya saat hamil nanti anaknya akan cantik dan ganteng jika mengonsumsinya,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...