Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Debat Publik Pilkada Sukoharjo Digelar Sabtu, Ini Materinya

MURIANEWS, Sukoharjo – Debat publik putaran pertama pasangan calon Pilkada Sukoharjo bakal digelar Sabtu (17/10/2020). Rencananya debat tersebut akan berlangsung di hotel Tosan, Solo Baru.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo Nuril Huda mengatakan ada enam materi dalam debat publik Sabtu nanti.

Enam materi tersebut di antaranya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah dengan nasional serta memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kebangsaan.

Selain itu, ada materi tambahan yakni kebijakan penanganan pandemi Covid-19. Hal ini sesuai PKPU No 13/2020 tentang Tahapan Kampanye di Tengah Pandemi Covid-19.

“Untuk panelis kami siapkan empat panelis yang berasal dari akademisi dan praktisi yang akan mengajukan pertanyaan kepada kedua pasangan calon saat debat publik,” katanya seperti dikutip Solopos.com.

Nuril menyebut pelaksanaan debat publik paslon Pilkada Sukoharjo menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Masing-masing pasangan calon hanya boleh membawa empat orang pendamping.

Hal ini untuk mencegah kerumunan massa pendukung setiap kandidat dalam kegiatan debat publik. Para pendukung dan simpatisan pasangan calon bisa menonton siaran langsung debat publik via televisi lokal dan Youtube.

“Para pendukung pasangan calon cukup menonton siaran langsung debat publik lewat televisi lokal. Kami mengedepankan aspek kesehatan selama tahapan masa kampanye pilkada,” paparnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi Univet Bantara Sukoharjo sekaligus panelis debat publik, Sri Wahyu Agustiningsih, mengatakan banyak masukan dan saran dari elemen masyarakat terkait materi dalam debat publik Pilkada.

Materi itu mulai dari pelayanan masyarakat, pemberdayaan masyarakat hingga kebijakan untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19 pada berbagai aspek kehidupan. “Kami akan merumuskan berbagai masukan dan saran masyarakat yang menjadi referensi dalam debat publik,” katanya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...