Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Anggota DPRD Jateng Ikut Operasi Penerapan PKM di Kabupaten Jepara

MURIANEWS, Jepara – Satpol PP Jepara kembali menggelar operasi penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) terkait penanganan Covid-19. Kegiatan ini dilakukan oleh Tim Gabungan yang juga melibatkan Tim Sapol PP Provinsi Jawa Tengah.

Selain itu, kegiatan yang digelar pada Rabu (14/10/2020) ini juga diikuti oleh tiga orang Anggota DPRD Jawa Tengah asal Jepara. Secara keseluruhan ada 23 personel yang terlibat dalam kegiatan ini.

Kepala Satpol PP Jepara Abdul Syukur menyatakan, operasi penerapan protokol kesehatan dalam rangka PKM yang dilaksanakan di sejumlah pasar tradisional. Diawali dari Pasar Mlonggo, kemudian berlanjut ke Pasar Jepara I di Jepara.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Dalam kegiatan ini juga ada upaya edukatif untuk masyarakat agar selalu patuh dalam menerapkan protokol kesehatan.

Dikatakan juga, dalam operasi kali ini, terasa lebih istimewa karena juga melibatkan Tim Satpol PP Propinsi Jawa Tengah. Selain itu, ada anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Jepara, yang juga ikut terlibat lagsung.

Mereka adalah Andang Wahyu Triyanto, Helmi Turmudi, dan Nur Sa’adah. Para anggota DPRD Jawa Tengah berharap mendapatkan gambaran langsung mengenai sikap mental masyarakat Jepara terkait penerapan protokol kesehatan.

“Kami akan lakukan penindakan ke masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan. Ini sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 52 Tahun 2020 tentang Tertib Protokol Kesehatan di masa pandemi Covid-19 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Dalam hal ini juga dilakukan upaya edukasi kepada masyarakat,” ujar Abdul Syukur, Rabu (14/10/2020).

Masyarakat yang kedapatan tidak mengenakan masker dikenakan sanksi. Adapun sanksi yang diberikan berupa teguran dan pencatatan identitas, lalu hukuman yang bersifat edukatif. Mulai dari melakukan push up, menghafal lagu kebangsaan sampai memberlakukan sanksi administrasi.

Selain melakukan operasi, pihaknya juga rutin melakukan patroli dengan mengedukasi warga ke beberapa lokasi yang disinyalir untuk tempat berkerumun. Di antaranya adalah di rumah makan, cafe, dan tempat wisata, dan area publik yang ada.

Sementara itu, Anggota DPRD Jawa Tengah dari PDI Perjuangan Andan Wahyu Trianto mengatakan, pihaknya menyambut baik adanya kolaborasi dalam upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat. Protokol kesehatan harus diterapkan di masyarakat, dengan berbagai pendekatan.

Selain dari sisi edukatif, menurutnya juga perlu dilakukanpendekatan dari sisi kedisiplinan. Artinya, jika ada anggota masyarakat yang membandel, maka perlu juga diberikan shock teraphy.

“Kami kira kita semua memang harus terus mengupayakan agar penerapan protokol kesehatan ini bisa segera menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Ini adalah satu-satunya cara yang sejauh ini bisa kita lakukan untuk menangani pandemi covid,” terangnya.

“Pendekatannya selain menggunakan upaya edukasi juga perlu dilakukan pendekatan yang lebih tegas. Misalnya dengan melakukan razia dan patroli. Mereka yang melanggar ya harus ditindak,” imbuh Andang Wahyu Trianto.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...