Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Wisata Karimunjawa Akhirnya Dibuka, Protokol Kesehatan Tetap Jadi Prioritas

MURIANEWS, Jepara – Kawasan Karimunjawa akhirnya dibuka kembali sebagai daerah tujuan wisata. Pembukaan ini dilakukan setelah Bupati Jepara Dian Kristiandi memberikan rekomendasi usai mendapatkan rekom yang sama dari Disdikpora dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah.

Kabid Destinasi Pariwisata di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara Nur Zuhruf menyatakan, kebijakan pembukaan pariwisata Karimunjawa sifatnya masih terbatas.

Ada batasan-batasan dalam pelaksanaan kegiatan pariwisata yang diperbolehkan. Bahkan untuk kawasan taman Nasional Karimunjawa akan diterapkan pembatasan hanya untuk 100 wisatawan setiap pekannya.

Kemudian, juga masih ada syarat-syarat lainnya, terkait dengan keberadaan wisatawan. Mereka yang masuk ke Karimunjawa tetap harus mengikuti persyaratan yang ada.

Di antaranya harus memiliki surat keterangan non-reaktif dari hasil tes rapid yang dilakukan sebelum berangkat ke Kariminjawa. Jika tidak ada surat keterangan ini, maka dipastikan ia tidak akan bisa mengikuti penyeberangan ke Karimunjawa.

“Selain itu, juga ada pembatasan pada jumlah penumpang kapal penyeberangan. Sesuai dengan yang sudah ditetapkan, kapal hanya boleh mengangkut penumpang sebanyak 50 persen dari kapasitasnya,” ujar Nur Zurub, Rabu (14/10/2020).

Secara garis besar, meskipun sudah dibuka, kawasan pariwisata di Karimunjawa tetap akan dilaksanakan dengan menggunakan penerapan protokol kesehatan dalam setiap bagiannya. Hal ini tidak saja menyangkut para wisatawan, namun juga terhadap para pengelola pariwisata yang ada di Karimunjawa.

Rekomendasi pembukaan kembali pariwisata Karimunjawa disampaikan Bupati Jepara melalui Surat Rekomendasi Bupati Jepara nomor 556/3545, tertanggal 13 Oktober 2020.

Dalam SK ini, Bupati Jepara memberikan rekomendasi setelah mendasarkan pada surat dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Nomor 556/2560 tentang rekomendasi pembukaan Karimunjawa secara bertahap dan terbatas.

“Selain itu juga didasarkan pada hasil evaluasi dari pelaksanaan kegiatan simulasi pariwisata yang sudah dilakukan beberapa kali. Intinya tetap dibuka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan adaptasi kebiasan baru covid-19, serta selalu berkoordinasi degan tim satgas Covid-19 Jepara,” tegas Nur Zurub.

Sementara itu, sejumlah kalangan pelaku usaha pariwisata Karimunjawa menyambut baik dibukanya kawasan Karimunjawa ini. Diakuinya, dengan kondisi pandemi yang saat ini terjadi, belumlah bisa secara cepat mengembalikan situasi dan kondisi dunia pariwisata seperti semula.

Namun, kebijakan yang sudah dilakukan, paling tidak sudah bisa memberi ‘sedikit nafas’ panjang bagi para pelaku usaha pariwisata.

“Dari sekian banyak pihak yang terdampak pandemi, maka para pelaku usaha pariwisata merupakan salah satunya yang paling parah. Kami selama enam bulan terakhir sama sekali tidak bisa melakukan apapun. Jadi ini mudah-mudahan bisa menjadi awal bagi kebangkitan dunia pariwisata di Jepara,” ujar Arwin Pandu.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...