Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Buka Cabang Lagi, Bakso Djanda dan Pelakor Kian Ngehits di Wonogiri

MURIANEWS, Wonogiri – Bakso djanda dan pelakor saat ini kian ngehits di Wonogiri. Pemilik warung Sri Eko Purnomo bahkan berencana membuka dua cabang lagi di wilayah Wonogiri dalam waktu dekat.

Dua warung yang akan dibuka tersebut merupakan cabang kedua dan ketiga. Cabang pertama bertempat di Jalan Slogohimo Desa Bulusari, Slogohimo, Kabupaten Wonogiri. Sedangkan warung pusat bakso djanda berlokasi di jalan raya Wonogiri-Ponorogo, Dusun Mirahan, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri.

Eko mengatakan dua cabang baru yang akan dibuka itu berlokasi di Kecamatan Purwantoro dan Kecamatan Wonogiri atau Wonogiri Kota. Lokasi di Purwantoro, tepatnya di jalan Purwantoro-Kismatoro, Desa Bangsri, Kecamatan Purwantoro. Di Kecamatan Wonogiri, bakal dibuka di area Terminal Angkot Wonogiri Kota, tepatnya di sebelah utara Pasar Kota Wonogiri.

“Dua warung yang saat ini telah buka kan di Wonogiri bagian timur. Lalu satu cabang yang akan buka juga di wilayah timur Wonogiri. Nah ini satu cabang saya tempatkan di wilayah perkotaan,” kata dia seperti dikutip Solopos.com, Selasa (13/10/2020).

Eko mengatakan, cabang di Purwantoro akan mulai buka pada Jumat (16/10/2020). Sementara itu, cabang di Kota Wonogiri bakal dibuka sekitar satu bulan lagi.

Eko mengaku kesulitan mencari tempat strategis untuk membuka cabang lainnya. “Target kami pembukaan warung cabang ini bisa berlanjut ke beberapa daerah di Wonogiri. Namun kesulitan kami mencari tempat strategis,” ungkap dia.

Dua warung yang saat ini telah buka, lanjut dia, justru warung cabang di Slogohimo lebih ramai dikunjungi. Karena lokasinya strategis, berdekatan dengan tempat ibadah dan lembaga pendidikan. “Nah kami targetnya tempat strategis. Tidak asal cari tempatnya,” kata Eko.

Diberitakan sebelumnya, selain bakso djanda, Eko juga membuat varian baru bakso yang dinamakan bakso pelakor. Sajian bakso djanda berbeda dengan bakso pelakor.

Sajian bakso pelakor yakni satu mangkuk hanya berisi satu bakso berukuran besar. Di dalamnya terdapat tiga butir telur puyuh. Selain itu juga terdapat sambal dan cabai utuh yang telah dimasak.

Sementara itu, bakso djanda, dalamnya berisi bakso kecil, sambalnya lebih banyak dan rasanya lebih pedas.

Ada enam menu di setiap warung yang dimiliki Eko. Enam menu tersebut yakni bakso djanda, bakso pelakor, bakso originil, mi ayam original, mi ayam kuah tom yam dan mi ayam-bakso.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...