Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

15 Ribu Lebih Nakes yang Tangani Corona di Jateng Terima Insentif, Total Rp 90,02 Miliar

MURIANEWS, Semarang – Sebanyak 15.742 Tenaga Kesehatan (Nakes) penanganan virus corona di 106 rumah sakit swasta di Jawa Tengah telah menerima insentif dari pemerintah pusat. Jumlah kasusnya sendiri, berjumlah 14.164 kasus.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah Sulaimansyah menyatakan, pencairan insentif nakes yang menangani virus corona sebelumnya memang terkesan sulit. Apalagi, ada syarat-syarat tertentu yang harus dilampirkan.

Namun beberapa bulan terakhir, pemerintah memberikan kelonggaran dan memangkas sejumlah persyaratan dan memudahkan proses pencairan.

“Pemerintah melakukan relaksasi dengan memangkan prosedurnya,” kata dia Selasa (13/10/2020) pagi.

Pihak BPJS bahkan diklaim sudah mencairkan tak hanya satu bulan sekali. Pencairan insentif nakes di tengah bulan juga bisa dimungkinkan untuk dilakukan.

“Saya kira prosesnya sekarang lebih mudah,” kata dia.

Untuk ke depannya, pihak pemerintah kini tengah mencari regulasi untuk merangkul tenaga yang bukan berasal dari nakes tapi turut menangani Covid-19.

“Mulai dari cleaning service hingga tim pemakaman, kami coba carikan formulasinya sehingga bisa ter-cover,” jelas dia.

Sementara untuk tingkat nasional, tambah dia, sudah ada sebanyak 172.093 tenaga kesehatan yang menerima insentif. Jumlah tersebut merupakan tenaga kesehatan dari 800 rumah sakit. Dengan total pencairan, Rp 1,161 triliun.

Khusus untuk Kabupaten Kudus sendiri, ada dua rumah sakit yang telah mencairkan insentif nakesnya. Keduanya yakni RSI Sunan Kudus dan RD Mardi Rahayu.

Untuk RSI Sunan Kudus ada sebanyak 213 nakes dengan total pencairan Rp 528,29 juta. Serta RS Mardi Rahayu dengan total nakes 497 orang dengan total pencairan sebesar Rp 2,13 miliar. Data tersebut sendiri merupakan data per tanggal 3 September 2020.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...