Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

H-1, Seleksi Jabatan Tinggi di Pemkab Jepara Belum Ada Pendaftar

MURIANEWS, Jepara – Pendaftaran seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang dibuka sejak 7 Oktober lalu hingga saat ini belum ada pendaftar. Padahal, berdasarkan pengumuman yang ada, Pemkab Jepara membuka pendaftaran paling lambat Selasa (13/10/2020), besok.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara Samiaji menyatakan, pihaknya belum menerima satupun berkas pendaftaran atas dibukanya seleksi terbuka JPTP tersebut. Setidaknya sampai Senin (12/10/2020) pukul 12.00 WIB, belum ada berkas pendaftaran yang masuk. Baik melalui jalur konvensional maupun online.

Menurut Samiaji, pelonjakan pendaftar dimungkinkan akan terjadi pada hari terakhir, Rabu (13/10/2020) besok. Hal ini biasa terjadi dalam beberapa kali proses seleksi terbuka. Di mana para pendaftar baru memasukan berkas pendaftarannya pada hari terakhir.

Hal ini menurut Samiaji bisa saja karena, mereka yang akan mendaftar masih harus mempersiapkan berkas-berkas pendaftarannya.

“Sampai hari ini, lepas Dhzuhur tadi, saya cek belum ada berkas pendaftaran yang masuk. Mungkin besok mulai pada masuk berkas pendaftarnnya. Soalnya kan besok hari terakhir,” ujar Samiaji, Senin (12/10/2020).

Samiaji juga menjelaskan, untuk masa pendaftaran Seleksi Terbuka JPTP biasanya dibuka selama 15 hari. Namun, karena pandemi Covid pendaftaran hanya dibuka enam hari. Ia pun menduga para calon pendaftar masih harus menyiapkan berkas-berkas administrasinya.

Apalagi, ada beberapa persyaratan yang harus disertakan. Hanya, ia menegaskan, pendaftaran akan ditutup Rabu (13/10/2020) pada akhir jam kerja. Jika sampai waktu yang ditentukan tidak ada pendaftar, maka masa pendaftaran akan diperpanjang selama tiga hari.

Sementara itu, Bupati Jepara Dian Kristiandi menyatakan, masalah seleksi terbuka JPTP merupakan kewenangan eksekutif. Semua tahapan sudah sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Pihaknya berharap masalah ini tidak perlu dipolemikan dan dipertanyakan. Kalau ada pihak-pihak yang mempertanyakan masalah ini, sebaiknya disampaikan secara langsung kepada dirinya selaku Bupati Jepara.

Sejauh proses yang sudah berjalan, Dian Kristiandi menyatakan tidak ada satu halpun yang menyalahi aturan. Semua dilaksanakan sesuai dengan aturan yang ada. Mulai pembentukan Tim Pansel dan tahapan yang dilakukan selanjutnya.

Penunjukan Tim Pansel juga sudah memenuhi syarat dan ketentuan. Mereka yang terpilih memang merupakan orang-orang yang susuai dengan kapasitasnya.

“BKD (Badan Kepegawaian Daerah –red) telah mengajukan usulan bahwa ada lima jabatan JPTP selon II yang harus segera di isi. Kemudian kami bersurat ke Kementrian ASN, dan kami sudah mendapatkan rekomendasi. Jadi tidak ada yang salah sejauh ini,” tegasnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...