Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dihalangi Masuk ke Kantor DPRD Pati, Demonstran Ajak Dewan Duduk di Jalan

MURIANEWS, Pati – Puluhan mahasiswa yang melakukan aksi di depan Gedung DPRD Pati, memaksa masuk ke dalam gedung. Hanya, upaya mereka dihalangi oleh aparat kepolisian.

Karena tidak bisa masuk, mereka meminta agar pimpinan dewan keluar menemui para demonstran. Tak hanya itu, wakil rakyat juga diminta untuk nggesor atau duduk bareng di jalanan untuk menuntaskan UU Cipta Kerja tersebut.

Baca: Ini Tuntutan Demonstran Penolak UU Cipta Kerja di Pati

Dari pantauan di lapangan, ada 11 dari 50 anggota dewan yang keluar nenemui demonstran. Mereka duduk di pinggir jalan untuk menerima ajakan para mahasiswa.

Koordinator aksi pun membacakan tuntutan mereka. Terutama untuk menunda pemberlakuan UU Cipta Kerja tersebut.

Puluhan mahasiswa Pati menggelar aksi penolakan UU Cipta Kerja di depan Kantor DPRD. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

Ketua DPRD Pati Ali Badruddin mengatakan, pada prinsipnya ia akan mengawal apa yang menjadi aspirasi para demonstran. Bahkan dirinya juga siap apabila diajak diskusi lebih lanjut.

“Kami akan membawa aspirasi kawan-kawan untuk menyampaikan di pusat. Mohon maaf kami tidak bisa membawa masuk ke dalam, karena ada pandemi, ada batasan-batasan,” katanya, Senin (12/10/2020).

Baca: Tolak UU Cipta Kerja, Puluhan Mahasiswa Pati Gelar Aksi di Depan DPRD

Ali menambahkan, semua aspirasi yang diutarakan oleh mahasiswa, akan dismapaikan secara tertulis kepada Presiden maupun DPR pusat. Mengingat, itu memnag sudah menjadi kewajibannya.

“Sekecil apapun kalau itu adalah aspirasi, kami akan sampaikan ke pusat. Karena kami ini adalah wakil rakyat,” ungkapnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...