Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Denda Pelanggar Protokol Kesehatan di Kudus Tembus Rp 76,4 Juta

MURIANEWS, Kudus – Denda pelanggar protokol kesehatan (prokes) di Kabupaten Kudus hingga akhir pekan lalu, terkumpul sebesar Rp 76.400.000. Jumlah tersebut, dibayarkan oleh 1.048 pelanggar yang terjaring razia pada 16 hingga 10 Oktober 2020 pekan lalu.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kudus Djati Solechah mengatakan, dari jumlah pelanggar tersebut, 20 di antaranya merupakan pelaku usaha mikro. Mereka sebelumnya telah mendapatkan teguran lisan maupun tertulis.

“Ada 20 pelaku usaha yang kami denda karena berkali-kali kedapatan melangar prokes,” ucap dia Senin (12/10/2020).

Sementara untuk pelanggar perorangan, kata dia, memang diberi pilihan hukuman. Apakah ingin menjalankan sanksi sosial dengan menyapu jalan, atau membayar denda sebesar Rp 50 ribu.

“Ada 1.448 yang membayar denda, sementara yang menjalankan sosial ada 8.097 yang menjalankan sanksi sosial,” ujarnya.

Pihak Satpol PP juga masih melakukan teguran lisan pada 662 orang dan teguran tertulis pada 66 pelaku usaha maupun perorangan.

“Untuk pelaku usaha memang ada teguran lisan dan teguran tertulis terlebih dahulu. Jika kedapatan melanggar lagi, tentu akan dijatuhi denda,” kata Djati.

Menurutnya, uang yang terkumpul dari denda akan masuk ke kas daerah. “Setiap kami menggelar operasi juga dipastikan ada seorang Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), sehingga tetap sesuai aturan,” kata dia.

Walau saat ini pos induk telah ditiadakan, kata dia, operasi penegakan Perda tetap akan dijalankan. Hal tersebut dilakukan untuk membuat masyarkat Kudus semakin patuh akan protokol kesehatan.

“Kami jalan di tiap kecamatan, sejumlah titik keramaian tetap kami pantau,” tegas dia.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...