Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kisah Penemuan Buku Peninggalan Raja Kretek Nitisemito di Pasar Loak Belanda

MURIANEWS, Kudus – Museum Kretek Kudus bersama tim ahli Museum Ranggawarsita Semarang mulai Senin (12/10/2020) hari ini tengah mengkaji keaslian tiga buku yang diduga peninggalan Raja Kretek asal Kudus Nitisemito.

Tiga buku itu yakni buku catatan akuntansi Nitisemito, buku abon yang berisi jenis-jenis tembakau, serta buku kartu abon yang berisikan kartu pekerja Nitisemito.

Ada kisah tersendiri dari penemuan buku ini. Salah satu bukunya ditemukan di Belanda, di sebuah pasar loak yang ada di negeri Kincir Angin itu.

Buku itu yakni catatan akuntansi yang diduga milik Nitisemito.

Buku itu sampai ke Museum Kretek ddikirim oleh orang Belanda. Pengirimnya bernama Dhr.G.Ott. Dia mendapatkan di pasar loak Waterlooplein Market Amsterdam Belanda. Buku tersebut tiba di Museum Kretek, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus akhir 2019 lalu.

 

Buku catatan akutansi Nitisemito yang ditemukan di Belanda. (MURIANEWS/dok. Museum Kretek)

Kebenaran pengiriman buku yang diduga milik Nitisemito via paket dari Belanda itu disampaikan oleh Guide Museum Kretek Novi Noor Hayati.

“Akhir 2019 kami terima paket. Isinya buku. Yang ngirim orang Belanda dan alamatnya berasal dari Belanda,” katanya Senin (12/10/2020).

Sementara dua buku lain informasinya ditemukan tertumpuk di salah satu ruangan di Museum Kretek.

Lebih lanjut Novi mengatakan, saat ini buku tersebut sedang diteliti terkait keaslian naskahnya.

“Setelah diteliti kami akan mengundang keluarga besar untuk melakukan kajian bersama sampai selesai,” ujarnya.

Novi menambahkan, setelah diseminarkan dengan keluarga Nitisemito akan dilanjutkan dengan prosesi serah terima dari keluarga untuk dijadikan benda koleksi di museum.

MURIANEWS juga menghubungi Kepala UPTD Museum dan Taman Budaya yang sebelumnya. Yakni Kasman Sutiyono.

Kasman yang saat itu masih menjabat sebagai kepala museum mengaku memang ada paket berisi buku yang dikirim dari Belanda. Di dalamnya juga terdapat surat dari sang pengirim.

“Jadi dulu ada paket. Isinya buku. Ada suratnya juga berbahasa Inggris intinya ditemukan di pasar loak di Belanda dan dirasa Museum Kretek lebih membutuhkannya. Kurang lebihnya isi suratnya seperti itu,” jelas Kasman.

Per hari ini pihak Museum Kretek menemui pihak tim peneliti dari Museum Ronggowarsito untuk mengkaji keaslian buku yang diduga milik Nitisemito.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...