Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kudus Dapat Alokasi Tambahan Pupuk Subsidi 4.872 Ton

MURIANEWS, Kudus – Kabupaten Kudus akhirnya mendapat tambahan alokasi pupuk bersubsidi sebanyak 4.872 ton. Jumlah tersebut, meliputi pupuk urea, SP36, dan ZA.

Anggota Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Abdullah Muttaqin Senin (12/10/2020) pagi mengatakan, alokasi penambahan pupuk tersebut akan cukup untuk  mempersiapkan musim tanam pertama (MT I).

Taqqin merincikan, untuk alokasi pupuk urea ditambah sebanyak 3.450 ton. Kemudian untuk SP36 ditambah sebanyak 262 ton, dan pupuk ZA sebanyak 1.160 ton.

“Kalau untuk pupuk NPK dan Organik tidak ada penambahan,” kata dia.

Kudus sendiri, lanjut Taqqin sebelumnya telah menerima alokasi untuk pupuk urea sebanyak 7.600 ton, pupuk SP36 sebanyak 813 ton, ZA sebanyak 2.565 ton.

“Sementara yang organik sebanyak 1.400 ton, dan pupuk NPK sebanyak 7.287 ton,” ujarnya.

Pihaknya telah memastikan kesiapan gudang distributor pupuk besubsidi. Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Perdagangan, dan Polisi juga telah meninjau sejumlah lokasi gudang.

“Pupuk masih tersedia dan gudangnya juga siap menerima distribusi pupuk untuk disalurkan ke petani melalui kios pupuk lengkap (KPL),” tandasnya.

Sementara Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus meminta semua petani yang belum memiliki Kartu Tani, untuk segera bergabung dalam kelompok tani. Untuk kemudian bisa memperoleh akses pembuatan kartu tani.

Hal tersebut, dilakukan agar para petani bisa mendapatkan pupuk bersubsidi dan menghindari kelangkaan pupuk.

Untuk mendukung hal tersebut, setiap Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di sembilan kecamatan kini sudah dijadikan posko pelayanan Kartu Tani. Dengan harapan, bisa mempermudah pembuatan kartu tani.

“Silahkan bergabung ke kelompok tani terlebih dahulu, kemudian kami bantu proses pembuatan kartunya sampai tuntas,” terang dia.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...