Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Waduh! Jepara Tambah 54 Kasus Baru Positif Covid-19 dalam Sepekan

MURIANEWS, Jepara – Penambahan kasus baru positif Covid-19 masih terus terjadi di wilayah Kabupaten Jepara. Pada sepekan terakhir, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid 19 Jepara bahkan mencatat ada 54 kasus baru di awal bulan Oktober ini.

Pada Senin (5/10/2020), Satgas Covid-19 mencatat ada delapan kasus baru terkonfirmasi Covid-19. Kemudian Selasa (6/10/2020) ada dua kasus baru, Rabu (7/10/2020) tujuh kasus baru, dan Kamis (8/10/2020) lima kasus baru.

Sedangkan pada Jumat (9/10/2020) dan Sabtu (10/10/2020) jumlah penambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 masing-masing 11 kasus dan 21 kasus baru.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Jepara Moh Ali menyatakan, penambahan kasus yang terjadi dalam sepekan terakhir membuat jumlah kasus terkonfirmasi positif covid di Jepara mencapai 1.886 kasus.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.806 merupakan warga Jepara, sedangkan 80 orang lainnya merupakan warga dari luar Jepara. Dari perkembangan yang terjadi, Jepara masih tetap berada di zona oranye, dengan tingkaat resiko sedang.

“Hingga kini Jepara masih tetap berada di zona oranye dengan resiko sedang. Kasus baru terkonfirmasi Covid-19 yang paling tinggi terjadi pada Sabtu (10/10/2020) dengan 21 kasus baru. Dalam sepekan terakhir, kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 juga melibatkan dua warga dari luar Kabupaten Jepara,” ujar Moh Ali, Minggu (11/10/2020).

Dari keseluruhan kasus yang terjadi yang mencapai 1.806 kasus (warga Jepara), sebanyak 235 orang masih dalam penanganan. Jumlah ini mencapai 13,01 persen.

Sedangkan sebanyak 1.424 orang atau mencapai 78,85 persen dinyatakan sudah sembuh. Sementara sisanya sebanyak 147 orang atau 8,14 persen diketahui sudah meninggal dunia.

Lebih lanjut, Moh Ali juga menyatakan penanganan covid di Jepara masih terus dilakukan. Terutama terkait dengan pelaksanaan protokol kesehatan masih terus diupayakan agar bisa dipahami oleh masyarakat.

Upaya edukasi dan penegakan disiplin secara bersamaan dilakukan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Jepara, dengan melibatkan pihak-pihak terkait.

“Kunci untuk terus mengendalikan penularan covid 19 ini memang baru bisa dilakukan dengan cara melakukan penerapan protokol kesehatan secara ketat di masyarakat. Karena ya memang sampai sejauh ini belum ada vaksin dan obat untuk virus ini,” tambah Moh Ali.

Sementara itu, secara terpisah Kepala Satpol PP Jepara, Abdul Syukur selaku salah satu penanggung jawab penegakan disiplin masyarakat, menyatakan masih terus melakukan patroli. Masyarakat tetap terus akan dikondisikan untuk mau menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami kira memang demikianlah yang harus dilakukan. Masyarakat harus menjadikan protokol kesehatan sebagai bagian dari perilaku kehidupan sehari-hari. Demi kepentingan diri sendiri dan orang lain, protokol kesehatan harus dijalankan,” ujar Abdul Syukur.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...