Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kasus Corona di Kudus Meningkat Lagi, Kini Tembus 296 Kasus

MURIANEWS, Kudus – Penambahan kasus pasien terkonfirmasi corona atau Covid-19 di Kabupaten Kudus kembali terjadi pada Sabtu (10/10/2020) malam. Di mana ada sebanyak 23 pasien baru di Kudus yang dinyatakan positif corona.

Penambahan tersebut membuat kasus aktif corona di Kudus meningkat pesat menjadi 296 kasus pasien aktif. Sebanyak 61 pasien kini menjalani perawatan di rumah sakit. Sedang 235 pasien lainnya kini menjalani isolasi mandiri.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi mengatakan, penyebab naiknya pasien yang terkonfimasi corona salah satunya adalah dari hasil tracking dan tracing kontak erat pasien.

“Baik pasien yang menjalani isolasi mandiri, maupun yang dirawat di rumah sakit semuanya di-tracing,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, penambahan juga berasal dari sejumlah kasus pasien baru yang memang sebelumnya telah dirawat di rumah sakit dan hasil tracing lanjutan klaster covid yang ada di Kudus.

“Hasilnya memang baru keluar kemarin,” tambah dia.

Andini pun mewanti-wanti agar masyarakat Kudus bisa terus menerapkan protokol kesehatan yang ada. Mulai dari mencuci tangan dengan sabun, memakai masker yang dianjurkan, hingga menjaga jarak ketika di kerumunan.

“Dengan begitu bisa mencegah adanya penularan yang lebih masif lagi,” kata dia.

Pasien yang kini tengah menjalani isolasi mandiri baik suspek maupun positif juga diminta untuk melaksanakannya dengan benar. Sehingga bisa memutus mata rantai penularannya.

“Di rumah sakit, semua tenaga kesehatan berjuang untuk menyembuhkan pasien-pasien corona dengan penyakit penyertanya,” jelas dia.

Sementara secara keseluruhan, kasus dalam wilayah sudah menyentuh angka1.769 kasus. Sebanyak 1.266 di antaranya, merupakan pasien yang sudah sembuh dari corona.

“Sementara ada 207 pasien yang meninggal dunia, keseluruhannya karena penyakit penyerta,” tambahnya.

Kemudian ada sebanyak 913 kontak erat masih dipantau, 134 suspek, dan 53 probable. Dari 134 suspek dalam wilayah sebayak 52 dirawat, 71 isolasi mandiri dan 11 dirujuk. Untuk 53 kasus probable dalam wilayah, keseluruhannya meninggal dunia.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...