Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Viral Poster Tolak Omnibus Law ‘Aku Sayang Anya’ di Kudus Gara-Gara Diposting Anya Geraldine

 

MURIANEWS, Kudus – Salah satu poster pendemo dalam aksi tolak UU Omnibus Law di Kabupaten Kudus pada Kamis (8/10/2020) lalu viral.

Poster bertuliskan “Aku Benci DPR, Aku Sayang Anya #mosi tidak percaya” pun ramai diperbincangkan netizen setelah diunggah langsung oleh Anya Geraldine di akun sosial media Instagramnya.

Selebritis papan atas tersebut pun diketahui mengunggah foto tersebut tiga jam yang lalu. Atau pada Jumat (9/10/2020) petang.

“Tolong jaga diri kamu baik2 buat aku ya,  i love you all. Stay safe yah, salam paguyuban AG garis keras,” tulisnya di caption Instagramnya.

Postingan tersebut pun mendapat sekitar 4.000 lebih komentar. Hampir semuanya, menanggapinya dengan santai dan jenaka.

Unggahan foto demonstran Kudus yang dipost Anya Geraldine. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

Seperti akun @misselviani, “Harta, tahta, anya emang,” kata dia dalam komentar.

Selain itu, ada juga yang berkomentar “Kalo massa rusuh, hadirkan anya biar jadi peneduh,” ungkap akun @hikmat.herdiansyah.

Kemudian akun @yudhiprasetya, yang menuliskan “Saya cinta Indonesia dan Anya,” disertai emoticon tawa.

Untuk saat ini, belum diketahui siapa yang memotret demonstran beserta tulisannya tersebut. Karena dalam laman Instagram resmi Anya, tidak dicantumkan siapa juru fotonya.

Seperti diketahui, sejumlah masyarakat Kudus yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Rakyat Kudus (AMPERA) menggelar aksi turun ke jalan untuk menolak disahkannya UU Omnibus Law.

Mereka, menganggap undang-undang tersebut sangat merugikan rakyat kecil dan hanya menguntungkan para penguasa.

Sejumlah spanduk berisi keluh kesah para demonstran pun turut dibawa. Bendera-bendera sejumlah organisasi  kemahasiswaan dan masyarakat juga tampak dibawa.

Aksi sendiri sempat diwarnai pembakaran sampah dan spanduk.

Tak hanya itu, massa juga sempat melempar sejumlah benda ke arah polisi yang mengawal ketat pintu utama DPRD Kudus. Mulai dari botol minuman, hingga ranting besar pepohonan sekitar juga turut dilemparkan.

Beruntung, aksi tersebut tidak bertahan lama. Koordinator aksi dan sejumlah orang lainnya turut meredam amarah dari massa.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...