Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tiap Kali Mustaka Masjid di Kudus Ini Miring Selalu Ada Peristiwa Geger di Nusantara

MURIANEWS, Kudus – Masjid Asy-Syarif di Desa Padurenan RT III, RW II, Kecamatan Gebog, Kudus, dikenal mempunyai keistimewaan sendiri. Terutama mustaka yang ada di atap masjid.

Mustaka masjid ini disebut secara tiba-tiba miring dengan sendirinya, dan dalam beberapa waktu akan kembali tegak lagi. Saat mustaka di masjid ini miring, selalu diringi dengan peristiwa besar yang bikin geger negeri ini.

Setidaknya sudah empat kali mustaka masjid ini miring, dan empat kali pula ada peristiwa besar.

Peristiwa pertama terjadi pada tahun 1965. Saat itu terjadi geger G30S-PKI. Lalu, 33 tahun kemudian atau pada tahun 1998 musataka Masjid Asy-Syarif juga kembali miring.

Saat itu geger yang terjadi adalah momen Presiden Soeharto lengser dari jabatannya. Hal serupa kembali terulang pada 2001, kala presiden keempat Indonesia, KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur dilengserkan dari kursi kepresidenan.

Wakil Ketua Pengurus Masjid Ady-Syarif Ahmad Wafiy Baq menunjukan foto mustaka masjid yang miring dan diabadikan sebagai foto kalender. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

Untuk mengkonfirmasi hal ini, MURIANEWS mendatangi Wakil Ketua Pengurus Masjid Asy-Syarif Ahmad Wafiy Baq, Jumat (09/10/2020). Menurutnya hal itu benar terjadi. Namun, saat itu Wafiy masih kecil.

“Tepatnya tahun 1965 saat G30S-PKI itu. Bapak saya yang bernama KH Baqir saat itu merupakan pengurus masjid. Nah beliau diberitahu warga kalau mustaka masjid kok miring. Setelah dicek bapak saya memang miring. Tapi begitu dipanggilkan tukang untuk diperbaiki malah sudah tidak miring,” jelasnya.

Setelah kejadian itu, menurut Wafiy ayahnya dan warga setempat mengaku terbiasa dengan peristiwa yang berulang sampai tiga kali itu.

“Terus saat miring yang kedua kali dan ketiga kali waktu Soeharto dan Gus Dur lengser, bapak saya dan warga sudah biasa. Mengko mbalik dewe (nanti kembali sendiri) kata bapak saya begitu,” katanya.

Masjid Asy-Syarif yang berada di Desa Padurenan RT III, RW II, Gebog, Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

Wafiy menambahkan, pada saat peristiwa Tsunami di Aceh pada 26 Desember 2004 silam, mustaka masjid Asy-Syarif juga kembali miring. Lalu beberapa saat kemudian tegak kembali dengan sendirinya.

Menurut dia, hal magis seperti itu memang lumrah terjadi. “Bisa dibilang hal seperti itu lumrah. Di Padurenan kan banyak wali juga,” ujar dia.

Salah seorang Tokoh masyarakat sekaligus Ketua Pengurus Masjid Asy-Syarif Padurenan Aminuddin Mawardi juga mengaku pernah mengalami hal magis.

Tepatnya saat Masjid Asy-Syarif direhab, dan mustaka dititipkan di rumannya. Menurut dia, mustaka itu sering bergelontangan setiap malam hari. “Setiap malam gelodakan. Padahal enggak ada tikus,” kata dia.

Sampai saat ini Masjid Asy-Syarif masih aktif digunakan sebagai tempat beribadah.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...