Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kasus Corona di Kudus Meningkat Pesat Lagi, Ada 56 Pasien Baru

MURIANEWS, Kudus – Penambahan kasus terkonfirmasi corona di Kabupaten Kudus kembali naik besar-besaran pada Kamis (8/10/2020) malam. Ada sebanyak 56 pasien baru di Kudus yang dinyatakan positif corona.

Pada hari sebelumnya Rabu (7/10/2020) malam, terjadi penambahan pasien yang cukup signifikan. Yakni sebanyak 42 pasien baru.

Sehingga apabila ditambah penambahan kasus pada Kamis malam, kasus aktif corona di Kudus meningkat pesat menjadi 277 pasien.

Sebanyak 53 pasien, kini menjalani perawatan di rumah sakit. Sedang 224 pasien lainnya menjalani isolasi mandiri.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi mengatakan, penyebab naiknya pasien yang terkonfimasi corona, salah satunya adalah dari hasil tracking kontak.

“Baik pasien yang menjalani isolasi mandiri, maupun yang dirawat di rumah sakit,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, ada sejumlah kasus pasien baru yang memang sebelumnya telah dirawat di rumah sakit. Serta hasil dari lanjutan tracing kontak klaster. “Hasilnya memang baru keluar kemarin,” katanya.

Andini pun mewanti-wanti agar masyarakat Kudus bisa terus menerapkan protokol kesehatan yang ada. Mulai dari mencuci tangan dengan sabun, memakai masker yang dianjurkan, hingga menjaga jarak ketika di kerumunan.

“Dengan begitu bisa mencegah adanya penularan yang lebih masif lagi,” ujarnya.

Pasien yang kini tengah menjalani isolasi mandiri baik suspek maupun positif juga diminta untuk melaksanakannya dengan benar. Sehingga bisa memutus mata rantai penularannya.

“Di rumah sakit, semua tenaga kesehatan berjuang untuk menyembuhkan pasien-pasien corona dengan penyakit penyertanya,” jelas dia.

Sementara secara keseluruhan, kasus dalam wilayah sudah menyentuh angka 1.733 kasus. Di mana ada sebanyak 53 pasien menjalani perawatan, 224 pasien menjalani isolasi mandiri, dan ada sebanyak 1.250 pasien yang sudah sembuh dari corona.

“Sementara ada 206 pasien yang meninggal dunia, keseluruhannya karena penyakit penyerta,” tambahnya.

Kemudian ada sebanyak 911 kontak erat masih dipantau, 146 suspek, dan 50 probable. Dari 911 suspek dalam wilayah sebayak 63 dirawat, 72 isolasi mandiri dan 11 dirujuk. Untuk 50 kasus probable dalam wilayah, keseluruhannya meninggal dunia.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...