Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bupati Jepara Ajukan Belanja Daerah Rp 2,46 Triliun untuk Tahun 2021

MURIANEWS, Jepara – Pemkab Jepara secara resmi mengajukan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jepara untuk tahun 2021 ke DPRD. Nilai anggaran belanja daerah yang diusulkan ke DPRD nilainya mencapai Rp 2,46 triliun.

Bupati Jepara Dian Kristiandi, secara resmi menyampaikan nota keuangan RPBD Jepara tahun 2021 dalam Rapat Paripurna DPRD Jepara yang digelar Kamis (8/10/2020).

Penyampaian nota keuangan RAPBD tahun 2021 itu dilakukan dalam rapat paripurna yang berlangsung di Graha Paripurna DPRD Kabupaten Jepara, dipimpin Plt Ketua Dewan Junarso didampingi Wakil Ketua Dewan, KH Nuruddin Amin. Dalam kesempatan itu, diserahkan Nota Keuangan RAPBD Jepara 2021, secara langsung, oleh Dian Kristiandi kepada Junarso.

Dian Kristiandi menyatakan, pengalokasian belanja daerah itu diharapkan dapat memberikan dorongan atau stimulan terhadap perkembangan ekonomi daerah secara makro. Kemudian dalam pelaksanaannya bisa memberikan multiplier effect besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara lebih merata.

“Belanja daerah sebesar Rp 2,46 triliun, yang kami sampaikan ke DPRD Jepara, terbagi dalam tiga kelompok. Pertama, belanja operasi , sebesar Rp1,73 triliun, belanja modal sebesar Rp 327 miliar dan belanja tak terduga sebesar Rp 2 miliar. Dalam rancangan ini juga kami sampaikan adanya belanja transfer sebesar Rp 410 miliar,” ujar Dian Kristiandi, Kamis (8/10/2020).

Di luar itu, dalam rancanangan APBD Jepara 2021 juga mencantumkan pendapatan daerah yang diharapkan bisa diperoleh sepanjang tahun 2021. Pendapatan daerah tersebut direncanakan bisa mencapai sebesar Rp 2,34 triliun.

Angka ini direncanakan berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nilainya Rp 404 miliar, pendapatan transfer Rp 1,84 triliun, serta lain-lain Pendapatan Daerah yang sah, yang nilainya direncanakan mencapai Rp 98,37 miliar.

“Kemudian dari rencana pendapatan, rencana belanja, dan rencana transfer tersebut, terjadi defisit sebesar Rp 124,99 miliar. Defisit anggaran yang terjadi direncanakan bisa ditutup dari surplus pembiayaan yang dilakukan,” tambah Dian Kristiandi.

Sementara itu, Plt Ketua DPRD Jepara Junarso menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti hal ini. Pihaknya akan segera membentuk Pansus, yang akan bertugas mempelajari dan mencermati semua rancangan anggaran yang sudah disampaikan. Pembahasan-pembahasan di masing-masing komisi juga akan dilakukan.

“Kami tentu saja akan segera menindaklanjuti hal ini. Akan dibahas sesuai dengan aturan main yang ada di DPRD Jepara. Tahapan-tahapannya kan sudah ada. Jadi nanti saja kalau sudah dibahas, baru akan kami sampaikan bagaimana sikap DPRD Jepara,” ujar Junarso, secara terpisah, Kamis (8/10/2020).

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...