Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

SDN Nganguk Kudus Gelar KBM Tatap Muka, Wali Murid Protes Protokol Dianggap Tak Ketat

MURIANEWS, Kudus – Sistem pembelajaran di Kabupaten Kudus, saat ini masih menggunakan daring. Namun, di SDN Nganguk, Kecamatan Kota, Kudus pembelajaran tatap muka, meskipun dilakukan secara bergilir dan tidak setiap hari.

Sejumlah wali murid pun mempersoalkan masalah ini. Penyebabnya, mereka khawatir protokol kesehatan di sekolah itu tak diterapkan secara ketat.

Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya mengatakan, setiap pekan anaknya berangkat ke sekolah bisa tiga hingga empat kali.

“Harinya memang enggak tentu. Kemarin masuk pukul 07.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB,” katanya, Selasa (06/10/2020).

Dari segi kepatuhan protokol kesehatan, pria paruh baya ini menyatakan jika saat melakukan tatap muka para siswa diwajibkan menggunakan masker dan disedikan fasilitas cuci tangan. Hanya saja, instruksi physical distancing kurang diperhatikan.

“Duduknya juga masih berdekatan, satu meja masih dua siswa. Misal sekolah sudah diperbolehkan tatap muka, kami berharap protokol kesehatan bisa diterapkan dengan lebih baik, karena saat ini tengah masa pandemi,” harapnya.

Terpisah, Kepala SDN Nganguk Ismayanti membenarkan jika sekolahnya menggelar pembelajaran di sekolah. Namun menurutnya waktunya hanya sebentar.

Disebutkannya para siswa datang ke sekolah untuk menggumpulkan tugas dan mengambil tugas baru.

“Di rumah kadang orang tua kurang memahami tugas yang diberikan guru pada anaknya. Di sini, siswa kami beri penjelasan sedikit mengenai tugas tersebut. Tapi tidak lama, hanya satu setengah jam saja,” tegasnya.

Pembelajaran juga menurutnya dilakukan secara bergilir dan sudah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Pihaknya juga mengaku memberikan masker kepada siswanya.

“Kami gilir, kadang satu kali kadang dua kali. Misal hari ini kelas dua besoknya kelas lainya. Jadi tidak secara bersamaan,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Harjuna Widada menegaskan hingga kini pihaknya belum memberikan izin kepada sekolah di Kudus untuk menggelar pembelajaran secara tatap muka.

“Kudus saat ini masih Kudus belum zona hijau, Pembelajaran masih tetap dilakukan secara daring. Untuk pengambilan atau pengumpulan tugas boleh, tapi hanya mengambil saja setelah itu pulang, dan juga dengan protokol kesehatan ketat ” jelasnya.

Disinggung mengenai pembelajaran tatap muka yang digelar SD Nganguk, Harjuna menegaskan dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke SD tersebut.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...