Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pandemi, Partisipasi Pemilih Pilkada Blora Ditarget Cukup Tinggi

MURIANEWS, Blora – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora mendapat target tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Blora 2020 di masa pandemi ini cukup tinggi. Yakni sebesar 77,5 persen. Target itu lebih tinggi dari jumlah kehadiran warga dalam pilkada sebelumnya.

“Target pastisipasi pemilih pada Pilkada Blora 2020 sebanyak 77,5 persen itu melebihi tingkat kehadiran pemilih pada pemilu sebelumnya sebesar 68 persen,” kata Ketua KPU Blora Mohammad Khamdun, Selasa (6/10/2020).

Menurut Khamdun dalam pelaksanaan pilkada di masa pandemi ini, pihaknya mempunyai dua beban sekaligus yang harus dilakukan. Selain memenuhi target partisipasi publik, juga menjaga kesehatan dan keselamatan pemilih, peserta dan penyelenggara.

“KPU punya tugas ganda. Mengantarkan partisipasi masyarakat, sekaligus menekan angka penularan Covid-19 dalam tiap tahapan. Namun, ini bukan semata-mata jadi tanggungjawab KPU, tapi semua pihak,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pihaknya tak menginginkan pilkada nanti menjadi klaster baru penyebaran corona. Oleh karenya, KPU mengedepankan protokol kesehatan.

Petugas coklit juga dilengkapi protokol kesehatan, dibekali APD seperti masker, hand sanitizerface shield, dan sarana cuci tangan menggunakan sabun.

“Termasuk merapid test seluruh badan ad hoc KPU pada pilkada di era pandemi ini,” ujarnya.

Di Kabupaten Blora, tambahnya, ada 15.386 orang yang akan bertugas di 2.198 TPS yang tersebar di 295 desa/kelurahan. Mereka wajib menjalani tes kesehatan dengan rapid test oleh tim medis Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Gugus Tugas Covid-19 sebelum bertugas.

“Sementara ini program dari KPU pusat tes kesehatan KPPS berupa rapid test, tapi bisa juga nanti berupa swab test juga, ini kami masih menunggu,” terangnya.

Jika ada calon anggota KPPS ternyata positif virus corona, nanti segera diganti petugas baru. Namun bila sudah bekerja lebih dari 10 hari, petugas KPPS yang terpapar Covid-19 tidak diisi lagi petugas baru.

“Nanti petugas TPS yang tidak genap tujuh orang, bisa diampu (didukung) petugas dari KPPS di TPS terdekat,” jelasnya.

Dalam Pilkada Blora 2020 ada tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati yang maju. Ketiga pasangan calon ini yakni Dwi Astutiningsih – Riza Yudha Prasetia, (didukung Demokrat,.Golkar dan Hanura yang memiliki 10 kursi DPRD), kemudian Arief Rohman- Tri Yuli Setyowati (didukung PKB, PDIP, PKS, Perindo yang memiliki 21 kursi DPRD).

Pasangan berikutnya yakni Umi Kulsum-Agus Sugiyanto yang didukung Nasdem, Gerindra, PPP dengan jumlah 14 kursi di DPRD.

 

Kontributor: Priyo
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...