Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Guru di Jepara Diminta Lebih Kreatif Selama Pandemi

MURIANEWS, Jepara – Bupati Jepara Dian Kristiandi meminta para guru dan pengelola sekolah tetap serius dan melakukan yang terbaik dalam melakukan pembelajaran jarak jauh atau daring. Tak hanya itu, para guru juga diminta untuk bisa lebih kreatif dalam melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di tengah pandemi Covid-19 ini.

Permintaan tersebut dilontarkan bupati lantaran banyak orang tua yang mengeluh anaknya belum bisa masuk sekolah. Selain itu, banyak orang tua yang kewalahan mengajari anaknya belajar karena pekerjaan.

”Karena itu, kami minta guru lebih berperan. Silahkan kembangkan kreatifitasnya supaya anak yang belajar di rumah bisa maksimal,” katanya.

Ia pun mengakui, sampai saat ini Pemkab Jepara belum bisa membuka kegiatan pembelajaran tatap muka. Hal ini karena sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB) empat menteri yang mensyaratkan kegiatan pembelajaran tatap muka boleh dilakukan untuk zona hijau dan kuning.

”Saat ini Jepara masih berada di zona oranye, maka sistem pembelajaran secara tatap muka belum bisa dilaksanakan. Hal ini lantaran perilaku masyarakat yang belum sepenuhnya patuh terhadap protokol kesehatan,” ungkapnya.

Sejauh ini, untuk pembelajaran secara tatap muka, Pemkab Jepara tengah menyiapkan Kecamatan Karimunjawa sebagai percontohan .Hal ini dimungkinkan dengan tetap menerapkan protokoler kesehatan dengan disiplin tinggi. Karena pada  saat bersamaan, sampai saat ini Karimunjawa masih berstatus masuk dalam zona hijau.

Terlepas dari itu, Pemkab Jepara sendiri juga terus melakukan penyiapan terhadap kemungkinan dilaksanakannya kegiatan pembelajaran secara tatap muka. Semua sekolah sudah diminta untuk mulai mempersiapkan diri terkait dengan syarat-syarat untuk bisa dilaksanakannya pembelajaran secara luring.

Di antaranya adalah mempersiapkan fasilitas penunjang penerapan protokol kesehatan. Kemudian juga menyiapkan mental dan pemahaman mengenai penerapan protokol kesehatan bagi semua bagian sekolah.

“Sekarang ini yang sudah mulai melakukan simulasi pembelajaran tatap muka yakni Karimunjawa. Selebihnya izin pembukaan pembelajaran tatap muka di sana menunggu izin gubernur,” tambahnya.

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...