Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Scuba dan Buff Tak Dianjurkan untuk Cegah Covid-19, Ini Alasannya

MURIANEWS, Kudus – Penerapan 3M dengan langkah memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan terus digaungkan. Namun, terkait penggunaan masker scuba dan buff masih sering dijumpai di Kota Kretek. Padahal secara medis, masker tersebut tak dianjurkan.

Kepala Puskesmas Kaliwungu dr Yuskal Yusrizal memberikan penjelasan mengenai hal ini. Menurutnya, scuba dan buff tidak mampu mencegah droplet secara efektif.

“Kalau mengacu pada Kemenkes, masker scuba dan buff itu tidak standar. Jadi tidak dianjurkan untuk dipakai,” katanya, Senin (5/10/2020).

Yuskal juga memberikan penjelasan perihal tidak standarnya kedua masker tersebut. Alasannya lantaran masker tersebut hanya mampu menyaring sebanyak 20 persen saja.

“Scuba dan buff  itu mirip. Lapisannya tipis. Kalau ketarik kan maskernya melebar, sehingga pori-porinya terbuka,” ujarnya.

Oleh karena itu Yuskal mengimbau agar masyarakat di Kota Kretek memakai masker yang sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan. Ia juga memberikan tips terkait 3M.

“Pertama itu dari hati kita itu harus sadar dulu. Yang kedua, apa yang disampaikan pemerintah harus kita taati. Misalnya untuk tetap memakai masker dan menjaga jarak. Dan yang terakhir membawa hand sanitizer ketika berpergian,” imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan Direktur RS Aisyiyah Hilal Ariadi. Ia menyebut, penggunaan masker scuba maupun buff tidak dianjurkan.

“Berdasarkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) masker scuba tidak dianjurkan karena terlalu tipis. Selain itu efektifitasnya tidak sampai 20 persen. Jadi kami mengimbau agar memakai masker yang standar yang tidak hanya menutupi tapi juga melindungi. Salah satunya seperti masker bedah,” jelasnya.

Ia juga mengajak agar masyarakat Kota Kretek menerapkan 3M secara teratur. “Yakni mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker. Untuk memakai masker juga harus benar yakni menutupi hidung dan mulut,” imbuhnya.

Terpisah, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 dr Andini Aridewi mengatakan, selain protokol kesehatan yang harus diterapkan secara ketat, kelompok risiko juga harus menjaga diri.

“Orang dengan penyakit kronis atau bawaan agar selalu memeriksakan diri secara teratur.  Terapkan perilaku hidup sehat dengan asupan gizi seimbang dan berolahraga secara teratur,” pungkasnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...