Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dibuka Lowongan 20.797 Anggota KPPS Pilkada Grobogan, Berminat?

MURIANEWS, Grobogan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Grobogan akan segera melakukan perekrutan anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) untuk Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Anggota KPPS ini nantinya akan bertindak selaku pelaksana jalannya pemilihan umum di setiap tempat pemungutan suara (TPS).

Komisioner KPU Grobogan Ngatiman menyatakan, dalam Pilkada nanti, akan disiapkan 2.971 TPS. Pada tiap TPS dibutuhkan tujuh anggota KPPS. Dengan demikian, jumlah anggota KPPS keseluruhan yang dibutuhkan ada 20.797 orang.

“Banyaknya personel KPPS ini disesuaikan dengan jumlah TPS yang ada. Untuk Pilkada nanti kami siapkan 2.971 TPS,” katanya, Senin (5/10/2020).

Menurutnya, pendaftaran KPPS dibuka tanggal 7 sampai 13 Oktober 2020. Setelah itu dilanjutkan tahapan penelitian administrasi, pengumuman hasil penelitian administrasi, masukan dan tanggapan masyarakat terhadap calon anggota KPPS.

“Tempat pendaftaran ada di Panitia Pemungutan Suara (PPS) desa/kelurahan setempat. Untuk menjadi anggota KPPS, harus memenuhi sembilan persyaratan sesuai dengan PKPU Nomor 6 Tahun 2020 sebagaimana telah diubah terakhir dengan PKPU Nomor 13 Tahun 2020,” jelasnya.

Kesembilan persyaratan tersebut di antaranya, setia kepada Pancasila, UUD 45, mempunyai integritas, pribadi yang kuat, jujur dan adil. Kemudian, tidak menjadi anggota partai politik, bebas dari penyalahgunaan narkotika, dan tidak pernah dipidana penjara.

Syarat lainnya tidak pernah dijatuhi sanksi pemberhentian tetap, belum pernah menjabat dua kali dalam jabatan yang sama sebagai anggota KPPS dan tidak berada dalam ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara Pemilu serta tidak mempunyai penyakit penyerta atau komorbiditas.

Dalam pembentukan KPPS nanti, pihaknya menaruh perhatian dan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19 karena saat ini masih dalam masa pandemi. Salah satu upaya menekan penularan Covid-19 adalah membatasi usia maksimal petugas KPPS, yakni 50 tahun. Sedangkan usia terendah 20 tahun.

“Dalam pelaksanaan Pemilu sebelumnya, tidak ada batasan usia maksimal untuk anggota KPPS ini. Namun, untuk Pilkada 2020 usia maksimal dibatasi 50 tahun,” ujarnya.

Ngatiman menambahkan, setelah anggota KPPS ditetapkan, nantinya wajib mengikuti rapid test. Jika dari hasil rapid test ada yang reaktif maka PPS akan melakukan penggantian.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...