Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Warga Kudus Bisa Tukar Sampahnya Jadi Emas di Bank-Bank Sampah Kota Kretek

MURIANEWS, Kudus – Semua bank sampah di Kabupaten Kudus sudah siap menjalankan program setor sampah menjadi tabungan emas. Termasuk di antaranya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di seluruh Kota Kretek.

“Semuanya siap melayani progam penukaran sampah jadi emas,” ucap Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus Agustinus Agung Karyanto, Sabtu (3/10/2020).

Agung merincikan, ada sebanyak 26 bank sampah dan sembilan TPS yang telah mendapat pembinaan terkait progam tersebut.  Sehinga masyarakat bisa dengan mudah menyetor sampah ke mana saja.

Termasuk lokasi bank sampah induk yang berada di kompleks Taman Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.

Disana, lanjutnya, telah disiapkan petugas yang akan melayani penukaran sampah jadi tabungan emas. “Jadi silahkan berkunjung di sana, atau bank sampah di dekat rumah,” ujarnya.

Sampai saat ini sendiri, lanjut dia, sudah ada sebanyak 15 rekening tabungan yang telah dibuat masyarakat penyetor sampah. Nilainya sendiri bervariasi. “Karena disesuaikan dengan jumlah sampah yang disetorkan,” lanjut dia.

Agung mengatakan, tidak ada saldo minimal dalam tabungan tersebut. Karena berapapun bisa dicatat dalam tabungan. Itulah yang menjadi kelebihan dalam progam ini.

“Uang hasil penukaran sampah yang sebelumnya dinilai terlalu kecil dan kurang berharga, maka ketika ditabung dalam bentuk emas akan terlihat hasilnya,” rincinya.

Sementara untuk jenis sampah yang bisa ditukarkan menjadi tabungan emas, memang dibatasi jenisnya.Yakni sampah kertas dan plastik. “Karena selama ini dua sampah itu jadi penyumbang terbesar di TPA Tanjungrejo,” ujarnya.

Dengan adanya program tukar sampah jadi tabungan emas ini pun diharapkan bisa semakin meningkatkan semangat masyarakat melakukan pemilahan sampah. “Sehingga yang dibuang ke TPA juga semakin berkurang,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...