Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dari Bisnis Cupang, Cari Omzet Sejuta Sehari Bukan Hal Sulit Bagi Mantan Koki di Kudus Ini

 

MURIANEWS, Kudus – Konsistensi, merupakan salah satu kunci sukses berwirausaha dalam bidang apapun. Seperti yang dirasakan Mohammad Solikul Hadi, warga Desa Kaliputu, Kecamatan Kota, Kudus.

Pemilik Omah Cupang Syaiful itu, sukses membudidayakan dan juga berbisnis ikan cupang. Diceritakannya, bisnis ikan cupang tersebut berawal dari hobinya sejak kecil memelihara ikan cupang.

“Sejak kelas lima SD saya sudah berhasil membudidayakan. Namun untuk fokus menjadikan bisnis baru berjalan sekitar 10 tahun,” katanya, Jumat (2/10/2020).

Sebelum menekuni bisnis ini, ia mengakui sempat mencoba-coba berbagai usaha. Mulai dari jualan tanaman hias, hingga jadi koki di rumah makan.

Dari konsistensinya untuk membudidayakan ikan cupang, menuai hasil yang cukup manis.

Pria yang pernah menjabat sebagai kepala desa tersebut mengakui, untuk mendapatkan omzet Rp 1 juta dalam sehari bukanlah hal sulit di masa pandemi ini.

Owner Omah Cupang Syaiful, memberikan makan ikan cupang. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

Menurutnya, di masa pandemi ini justru peminat cupang melonjak tajam dibanding sebelumnya.

“Kalau sebelumnya sehari Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. Pandemi ini membuat orang jenuh di rumah, beralih ke kegiatan yang postif. Jadi banyak yang datang membeli ikan cupang,” jelasnya.

Ia sendiri membudiaya ikan cupang dengan berbagai jenis, mulai dari plakat, halfmoon, serit, hingga double tail. Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 1 juta rupiah. Di harga Rp 1 juta, ia mempunyai ikan cupang jenis double tail multicolour.

“Saya budidaya ikan dari mulai yang murah hingga menengah ke atas. Sehingga pembeli memungkinkan pulang dengan membawa ikan tidak tangan kosong karena pilihannya banyak. Kalau double tail multicolour itu di luar sana bisa lebih mahal lagi, selain warnanya yang bagus jenis itu juga terrmasuk langka,” ucapnya.

Selain menjual ikan cupang di rumah, ia juga menjualnya melalui online dan memiliki beberapa reseler yang mampu memasarkan ikan cupang hasil budidayanya hingga mancanegara.

“Ada yang menjual hingga Kanada, Amerika, Jepang, dan Korea. Alhamdulillah ini merupakan berkah di masa pandemi seperti ini. Ini di rumah semua penuh dengan ikan, kecuali kamar mandi dan kamar tidur,” jelasnya.

Ia juga berpesan kepada pembudidaya ikan cupang yang baru agar tetap semangat belajar membudidayakan ikan akan menuai hasil yang maksimal.

 

Reporter : Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...