Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jutaan Rokok Ilegal Senilai Rp 15,7 Miliar Disita Bea Cukai Kudus Selama Triwulan Tiga

MURIANEWS, Kudus – Sebanyak 15,31 juta batang rokok ilegal berhasil disita  Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kudus. Jumlah ini merupakan hasil penindakan yang dilakukan selama triwulan ketiga

Belasan juta rokok tersebut, berhasil disita Bea Cukai dari 65 kasus pengungkapan kasus. Kepala KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus Gatot Sugeng Wibowo mengatakan, dari jumlah tersebut, 15,7 jutanya merupakan rokok sigaret kretek mesin. Sisanya, yakni sekitar 146 ribu batang adalah sigaret kretek tangan.

“Nilainya sekitar Rp 15,7 miliar, sedangkan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp8,8 miliar,” ucap Gatot,  Jumat (2/10/2020).

Untuk pelanggar pita cukai terbanyak, lanjut dia, adalah dari Kabupaten Jepara. Disusul Kudus, dan sejumlah daerah lainnya.

Untuk kasus terbarunya sendiri, kata dia, yakni pada akhir September lalu. Timnya, kata dia, berhasil menemukan dua tempat penimbunan/pengepakan barang kena cukai hasil tembakau (BKC HT) ilegal.

“Semuanya di Jepara, kasus pertama di Purwogondo Kalinyamatan, total rokoknya 342 ribu batang,” katanya.

Sementara lokasi kedua, kata dia juga di desa yang sama. Di rumah tersebut, ditemukan jenis SKM reguler sebanyak 134 ribu batang.

“Serta ada dua alat pemanas yang diduga turut digunakan dalam proses produksi rokok ilegal,” ujarnya.

Nilai barang bukti rokok dari dua lokasi tersebut ditaksir mencapai Rp 485,72 juta, sedangkan potensi kerugian negara yang dapat diselamatkan dari kedua penindakan tersebut sebanyak Rp 282,54 juta.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...