Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pelajar Diajari Membatik Khas Kudus, Usir Bosan di Masa Pandemi  dan Tanamkan Cinta Batik Sejak Dini

MURIANEWS, Kudus – Sejumlah pelajar di Kabupaten Kudus diajari cara membatik motif khas Kota Kretek, di Griya Batik Alfa Shofa, Rabu (30/9/2020). Sejumlah motif pun diajarkan. Di antaranya motif parijoto khas Kota Kretek.

Pemiliknya, Ummu Asiyati mengaku sengaja mengundang sejumlah pelajar di Kudus untuk diajari cara membatik. Baik secara teori maupun praktik mencantingnya.  Dengan tujuan untuk memupuk rasa suka terhadap batik-batik khas Kudus.

“Sehingga di masa yang akan datang tidak tergerus batik-batik Kudus ini,” ucap dia di sela pelajaran mencating di showroomnya, di Desa Gribig Kecamatan Gebog, Kudus, siang tadi.

Ummu, memanfaatkan masa sekolah daring anak-anak yang terbilang cukup santai. Sehingga bisa diajak untuk tururt melestarikan batik-batik khas daerah di Kabupaten Kudus ini.

“Karena kalau generasi muda tidak dipupuk dari sekarang, nanti akan kesulitan mencari penerusnya,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga ingin memberikan sarana hiburan dan refreshing bagi para pelajar yang memang sedang jengah belajar online di kala pandemi.

Namun karena harus mematuhi sederet protokol kesehatan, pihaknya membatasi jumlah peserta yang diikutkan. Yakni tak lebih dari sepuluh orang, sehingga bisa tetap menjaga jarak.

“Anak-anak kami minta memakai masker saat mengikuti pembelajaran,” terangnya.

Dengan adanya pembelajaran ini, pihaknya pun berharap para generasi muda lebih menyukai batik dan mencintai batik. “Sehingga mau andil dalam melestarikan batik, khususnya batik Kudus,” jelas dia.

Sementara Mega Diani, salah satu pelajar yang mengikuti kegiatan mengaku memang gemar membatik. Selain karena ibunya yang juga seorang pembatik, dia merasa membatik punya kesenangan sendiri.

“Senang, mencantingnya yang seru,” kata siswi kelas 9 SMP tersebut.

Pihaknya pun bercita-cita untuk memiliki motif batik yang dia kreasikan sendiri. Kemudian menjahitnya untuk dijadikan baju. “Dipakai sendiri, pasti ada kebanggan tersendiri,” jelas dia.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...