Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Baru Terealisasi Rp 153,9 Juta, Museum Kretek Kudus Minta Target Pendapatan Direvisi

MURIANEWS, Kudus – Target pendapatan asli daerah (PAD) daro Museum Kretek Kudus diusulkan untuk direvisi menjadi Rp 273 Juta. Hal tersebut lantaran masih sepinya pengunjung yang datang ke museum tersebut.

Kepala UPTD Museum dan Taman Budaya Yusron mengatakan, pada tahun 2020 ini Museum Kretek ditarget pendapatan sebesar Rp 473 juta.

Namun pihaknya merasa kesulitan mencapai target tersebut. Sebab Museum Kretek sendiri baru mulai beroperasi kembali awal Agustus 2020 lalu dan masih sepi pengunjung.

“Museum Kretek sebelumnya tutup semenjak April. Tanggal 7 Agustus 2020 kemarin baru kembali buka. Kemungkinan sulit untuk mencapai target PAD,” katanya, Rabu (30/9/2020).

Ia menjelaskan setelah Museum Kretek mulai beroprasi lagi, jumlah pengunjung yang datang ke masih belum maksimal. Sementara dari bulan Januari hingga Agustus 2020 pendapatan baru sebesar Rp 153,9 juta.

“Di hari Senin sampai Jumat per harinya kurang dari 50 pengunjung. Sedangkan untuk akhir pekan sekitar 100 pengunjung yang datang. Karena tahun 2020 tinggal beberapa bulan, makanya kami mengajukan revisi PAD menjadi Rp 273 juta,” jelasnya.

Baca: Menengok Sejarah Kretek di Kudus, Bermula dari Obat Sesak Napas Haji Djamhari

Meski demikian, pihaknya tetap berusaha untuk meningkatkan jumlah pengunjung di Museum Kretek dengan berbagai cara. Salah satunya melalui program ‘Belajar di Museum’  yang diselenggarakan selama sembilan hari.

“Harapannya bisa mengedukasi masyarakat. Sekaligus meningkatkan minat untuk berkunjung ke Museum Kretek. Selain itu, pesertanya yang dari beberapa komunitas bisa bercerita kepada teman-temanya tentang Museum Kretek yang menarik dan terdapat sejarah di dalamnya,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...