Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pegawai Pemkab Kudus Positif Covid-19 Jadi 15 Orang, Satu Meninggal Lainnya Isolasi Mandiri

 

MURIANEWS, Kudus – Jumlah pegawai yang terkonfirmasi positif corona di Pemkab Kudus hingga Selasa (29/9/2020) tercatat sebanyak 15 orang. Jumlah itu terdiri dari 14 pegawai dari klaster Bagian Hukum dan satu pegawai di Kesbangpol Kudus.

Dari klaster Bagian Hukum tercatat ada tambahan lima kasus baru. Menurut Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kudus dr Andini Aridewi, lima kasus baru itu dari hasil swab yang dilakukan akhir pekan lalu.

“Namun memang hasil secara keseluruhan belum keluar,  baru diketahui ada lima lagi yang positif. Jadi ada 14 kasus dari Bagian Hukum,” ucap dia Selasa (29/9/2020) pagi.

Dari jumlah itu, satu ASN meninggal dunia pada Kamis (24/9/2020). Sementara lainnya kini tengah menjalani isolasi mandiri. Termasuk pasien positif dari Kesbangpol Kudus.

Andini menyebut, semua pasien kini dalam kondisi baik dan tidak memiliki gejala serta penyakit penyerta.

“Karena tak bergejala, kami sarankan untuk isolasi mandiri. Tentu mereka selalu dipantau oleh puskesmas terdekat,” lanjutnya.

Andini merincikan, untuk jumlah ASN yang mengikuti swab sebanyak 396 orang. Dengan rincian 81 orang pada hari Jumat (25/9/2020), 96 orang pada hari Sabtu (26/9/2020), dan 219 orang pada hari Senin (28/9/2020).

Baca: Klaster Kantor Bagian Hukum Pemkab Kudus, Semua Pegawai di Gedung A Setda Bakal Diskrining

Kegiatan tes swab sendiri, kata dia, dilakukan di dua tempat yakni di ruangan lantai 4 Setda Kudus. “Serta di Gedung Laboratorium Daerah Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus,” jelas dia.

Sementara secara keseluruhan, kasus pegawai di lingkup Pemkab Kudus kini sudah ada 15 orang.

Satu di antaranya meninggal, dan satu di antaranya, berasal dari luar klaster Bagian Hukum Pemkab Kudus. Yakni seorang pegawai Kesbangpol Kudus.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...