Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Puluhan Pelaku Usaha Rumah Tangga di Kudus Dibekali Cara Ngurus PIRT

MURIANEWS, Kudus – Sebanyak 30  pelaku usaha rumah tangga di Kabupaten Kudus mengikuti Bimbingan Teknis Keamanan Pangan Industri Rumah Tangga Pangan (Bimtek IRTP) di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Senin (28/9/2020).

Kasi Sumber Daya Kesehatan (SDK), Perzinan, Sertifikasi dan Manajemen Informasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus mengatakan, bimbingan tersebut bertujuan untuk menambah pengetahuan pelaku usaha rumah tangga yang akan mengajukan izin Produk Industri Rumah Tangga (P-IRT).

“P-IRT sekarang memakai sistem Online Single Submition (OSS) yang satu pintu berada di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kudus. Jadi Dinas Kesehatan hanya melakukan rekomendasi sarana prasarana yang digunakan sebagai salah satu persyaratan mengajukan P-IRT,” katanya.

Sebelum masuk di DPMPTSP ada syarat yang harus dipenuhi, salah satunya dengan sertifikat penyuluhan keamanan pangan (PKP). Setelah sertifikat keluar pelaku usaha rumah tangga baru bisa mengajukan.

“Misal ada alat pengolah masak yang berkarat itu sudah tidak kami rekomendasikan, mereka harus melakukan perbaikan terlebih dahulu. Sedangkan sanitasi yang masuk ke kritis yakni toilet yang menghadap ke dapur. Namun, untuk itu bisa disiasati dengan memberikan sekat antara toilet dengan dapur,” ucap dia.

Menurutnya di masa pandemi ini pemohon P-IRT meningkat, di bulan Agustus saja ada 155 orang pemohon. Sementara sebelum pandemi hanya berkisar 50 hingga – 60 orang pelaku usaha yang mengajukan.

“P-IRT biasanya makanan yang ketahananya lebih dari tujuh hari, itu wajib mengajukan. Jika ada P-IRT biasanya juga bisa menambah nilai jual,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...