Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sudah Penuh, Lahan TPA Tanjungrejo Kudus Bakal Ditambah 4,9 Hektare

MURIANEWS, Kudus – Luas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjung Rejo, Kudus bakal ditambah 4,9 hektare pada 2021 mendatang. Hal ini dilakukan lantaran TPA itu sudah penuh.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus Agung Karyanto menyatakan, penambahan lahan tersebut bisa membantu menampung produksi sampah.

Ia menyebut, luas TPA Tanjung Rejo saat ini 5,6 hektare sudah tidak mampu menampung sampah yang mencapai 120 ton per hari.

“Karena itu,  dalam rencana APBD 2021 kami mengajukan perluasan lahan hingga 4,9 hektare,” katanya, Sabtu (26/9/2020).

Ia memperkirakan dari perluasan lahan TPA Tanjung Rejo tersebut mampu untuk mengelola sampah hingga tahun 2035. Sementara, terkait anggaran yang dibutuhkan, menurutnya tergantung dari  hasil appraisal harga tanah yang ada di sana.

“Perluasan lahan ini diprediksi mampu menampung produksi sampah hingga 15 tahun ke depan,” jelasnya.

Meski demikian, perkiraan tersebut  juga tergantung dari produksi sampah dari sumbernya. Sehingga pihaknya juga harus melakukan terobosan dengan pengelolaan sampah.

Pihaknya juga akan bekerja sama dengan Pegadaian melalui program memilah sampah menjadi emas.

“Nanti akan ada rekening tabungan emas. Sehingga sampah tidak harus selalu dibuang ke TPA, seperti sampah plastik yang bisa dikumpulkan dan dijual yang akan dikonversikan menjadi emas mengikuti harga jual pada saat itu,” ucapnya.

Dengan cara tersebut menurutnya bisa mengurangi hingga 20 persen sampah yang masuk TPA Tanjungrejo.

Sementara Marketing Executive PT Pegadaian Area Pati Mohammad Jalu Rajasa rencana program memilah sampah jadi emas mundur dari jadwal semula pada bulan Agustus 2020.”Sekarang masih on proses negosiasi dengan pusat,” ucap dia.

Saat ini tercatat ada sembilan bank sampah di Kabupaten Kudus, namun untuk pilot projectnya rencana hanya ada di dua bank sampah. “Dan secara bertahap menggandeng bank sampah lain,” tandasnya.

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...