Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pegawai Bagian Hukum Pemkab Kudus Positif Covid-19 Tambah Enam, DKK: Bisa Disebut Klaster Kantor

MURIANEWS, Kudus – Sebanyak enam pegawai di Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kudus terkonfirmasi positif corona. Hasil tersebut diketahui setelah 13 pegawai Bagian Hukum menjalani uji swab, usai salah satu pegawai tertular corona, dan meninggal Kamis (24/9/2020) kemarin.

Asisten I Sekda Kudus Agus Budi Satrio memastikan hal tersebut. Disebutkannya, para pegawai di Bagian Hukum telah menjalani swab pada awal pekan ini. “Enam orang yang positif (selain yang meninggal-red),” katanya, Jumat (25/9/2020) pagi.

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dokter Abdul Aziz Achyar mengatakan, pihaknya kini diinstruksikan untuk melakukan tracing kontak setelah adanya penambahan kasus pegawai positif di lingkup Bagian Hukum Setda Kudus.

Hanya, untuk berapa kontak erat yang akan di-swab, pihaknya belum mengetahui secara pasti.

“Hari ini ada sejumlah pegawai yang di-swab, untuk rekapnya kami belum mendapat datanya,” ujarnya via telepon.

Soal ini, Aziz mengatakan bahwa bisa saja penularan corona ini sudah bisa dikatakan sebagai klaster perkantoran. Namun, pihaknya masih akan menunggu hasil dari para pegawai lainnya.

“Kami masih akan menunggu hasil swab pegawai lainnya,” jelas dia.

Sementara berdasar pantauan di lapangan, ruangan Bagian Hukum Setda Kudus yang berada di Gedung A Pendapa Kabupaten Kudus tampak sepi. Tak ada aktivitas apapun baik di dalam maupun sekitar luar ruang.

Baca: Satu Pegawai Bagian Hukum Pemkab Kudus Meninggal Positif Corona, 11 Rekan Kerja Diswab dan Jalani WFH

Hanya tampak sesekali sejumlah pegawai melewati ruangan yang satu tingkat di atas ruang kerja Plt Bupati Kudus tersebut.

Sebelumnya diberitakan, satu pegawai di Bagian Hukum Setda Kudus meninggal dengan status positif Covid-19, Kamis (24/9/2020). Pegawai pria dengan inisial DK tersebut, diketahui sudah dirawat sejak awal pekan lalu.

Kabag Hukum Setda Kudus Hermawan membenarkan hal ini. “Hari Kamis pekan lalu juga telah dilakukan penyemprotan disinfektan,” ucap dia pada MURIANEWS via telepon, Kamis (24/9/2020) malam.

Hermawan mengatakan, khusus untuk pegawai di bagiannya pun kini tengah melakukan work from home (WFH) terhitung mulai kemarin.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...