Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sudah Ditutup, Sejumlah Warga Kudus Kecele Saat Mau Daftar Banpres UMKM Rp 2,4 Juta

MURIANEWS, Kudus – Sejumlah warga di Kudus kecele saat mau mendaftarkan diri untuk mendapatkan bantuan presiden sebesar Rp 2,4 juta untuk UMKM terdampak pandemi Covid-19, Rabu (23/9/2020). Pasalnya, pendaftaran untuk pengajuan bantuan tersebut sudah ditutup.

Mereka yang mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan UKM (DisnakerPerinkopUKM) Kudus pun harus rela. Terlebih berkas-berkas calon penerima bantuan itu semuanya telah dikirim ke pemerintah pusat.

Dari pantauan MURIANEWS di lapangan Rabu (23/9/2020 ) siang ada tujuh orang yang datang ke Kantor Disnaker Kudus. Di antara mereka, ada yang sudah membawa berkas lengkap ada juga yang baru ingin menanyakan syarat untuk mendapatkan bantuan presiden tersebut.

Padahal sesuai surat edaran dari Kementerian Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kemenkopukm) Nomor 367/SM/VIII/202, Disnakerperinkop UKM Kudus bisa mengusulkan dan melakukan pendataan bagi calon penerima bantuan tersebut paling lambat pekan kedua bulan September.

Salah satunya warga asal Dukuh Grogol, Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, bernama Kasmui. Ia mengatakan dirinya datang bersaman satu temannya untuk menanyakan syarat-syarat untuk bisa mendapatkan bantuan tersebut.

“Saya ke sini malah bilangnya sudah tutup, di pos satpam juga ada tulisan yang berisi pembatasan akhir pengajuaan banpres hingga 11 September 2020 lalu,” katanya.

Meski demikian, ia mengaku sudah lama mendapatkan info tersebut. Tapi ia masih kebingungan terkait syarat-syarat yang pasti untuk melakukan pengajuan.

“Saya jualan tahu aci, sudah beberapa minggu tidak bisa jualan karena bulan-bulan kemarin sepi. Jadi tidak bisa buat beli baham. Sudah  pernah dapat informasi ada bantuan mengajukan ke sini (Disnaker) tapi saya baru ke sini hari ini malah pengajuan sudah selesai,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi, Kabid Koperasi dan UKM pada Disnaker Perinkop UKM Kudus Rofiq Fachri menyatakan memang masih banyak warga yang berminat. Tapi pengajuan saat ini sudah ditutup dan data-data calon penerima sudah dikirimkan ke pusat.

“Awalnya kami menutup pendaftaran itu 11 September 2020. Tapi karena banyaknya yang mengajukan kami tetap menerima serta berusaha untuk mengajukkannya,” terangnya.

Baca: 12 Ribu Lebih UMKM di Kudus Diajukan Program Banpres Rp 2,4 Juta

Bahkan pihaknya sempat memperpanjang pendaftaran hingga 17 September 2020, karena banyaknya UMKM yang berminat mengajukan. Hasilnya ada 12.805 data calon penerima yang dikirimkan ke pemerintah pusat.

Ia menyatakan, pihaknya sudah tidak bisa memproses pengajuan banpres lagi. Lantaran, sesuai edaran yang diterima, batas maksimal waktu pengumpulan data yakni pekan kedua September 2020.

“Jika masih ada yang mengajukan kami tidak bisa memproses karena ketentuan dari pusat pendataannya sudah selesai,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...