Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Update Corona Kudus: 15 Kasus Baru, Sembilan Sembuh dan Dua Meninggal

MURIANEWS, Kudus – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kudus kembali mencatat ada penambahan kasus corona di Kota Kretek pada Jumat (18/9/2020) malam. Yakni sebanyak 15 kasus baru yang keseluruhannya berasal dari dalam wilayah.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dokter Andini Aridewi mengatakan, dari 12 kasus baru enam pasien baru tersebut kini tengah dirawat di rumah sakit. Selain karena bergejala berat, sebagian pasien dirawat juga memiliki penyakit penyerta.

“Sementara sembilan pasien lainnya diperbolehkan menjalani isolasi mandiri,” ucap Andini Sabtu (19/9/2020) pagi.

Walau demikian, penambahan pasien sembuh juga masih terus bertambah. Di mana ada sembilan pasien lagi yang sudah dinyatakan sembuh. Keseluruhannya, juga berasal dari dalam wilayah.

“Mereka merupakan pasien yang sudah merampungkan pemantauan dan perawatannya, pasien tanpa gejala bisa dinyatakan sembuh setelah jalani isolasi minimal sepuluh hari,” ujarnya.

Selain mencatat pasien baru dan pasien sembuh, Gugus Tugas juga mencatat ada dua kematian pasien dengan status positif corona.

Yakni seorang laki-laki berusia 48 tahun berdomisili di Desa Kauman Kecamatan Kota. Dia, sempat dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 9 Septemebr 2020 dengan penyakit penyerta.

Kemudian yang kedua juga seorang laki-laki berusia 32 tahun berdomisili di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo. Yang bersangkutan sempat dirawat di RS Mardi Rahayu tanggal 18 Agustus 2020 dengan penyakit penyerta.

“Semua meninggal karena penyakit penyerta,” tuturnya.

Sementara secara keseluruhan, kasus dalam wilayah sudah menyentuh angka 1.400 kasus. Di mana ada sebanyak 58 pasien menjalani perawatan, 125 pasien menjalani isolasi mandiri, dan ada sebanyak 1.030 pasien yang sudah sembuh dari corona.

“Sementara ada 186 pasien yang meninggal dunia, keseluruhannya karena penyakit penyerta,” lanjutnya.

Kemudian ada sebanyak 665 kontak erat masih dipantau, 147 suspek, dan 45 probable. Dari 147 suspek dalam wilayah sebayak 46 dirawat, 91 isolasi mandiri dan 10 dirujuk. Untuk 45 kasus probable dalam wilayah terdapat 45 kasus meninggal.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...