Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ada Isu Pedagang Pasar Rakyat Kudus Sewakan Los ke Pihak Lain, Ini Jawaban Dinas Perdagangan

MURIANEWS, Kudus – Beredar isu jika ada pedagang yang mengalihkan hak pakai los di Pasar Rakyat dengan dikontrakkan ke pedagang lain. Informasinya, nilai sewanya Rp 2 juta per tahun.

Padahal los yang berada di Pasar Rakyat Kudus, bukan untuk diperjualbelikan ataupun dikontrakkan. Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menyediakan los-los tersebut secara gratis untuk berdagang dagangan basah baik bagi pedagang baru, ataupun pedagang lama pindahan dari Pasar Baru.

“Satu los sudah ada yang dikontrak buat jualan ikan basah. Kalau yang satu masih kosong. Infonya los dikontrakkan Rp 2 juta per tahun, ” kata narasumber yang enggan disebut namanya, Jumat (18/9/2020).

Kabar ini sudah menyebar luas, dan menjadi pembicaraan di kalangan para pedagang. Kabarnya ada dua los yang disewakan ke pihak lain.

“Sepertinya dikontrakan, tapi saya tidak tahu berapa harganya. Saya sendiri kurang paham siapa pemilik dari los yang dikontrakan itu,” ujar sumber lain.

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti menyatakan, akan menindak tegas oknum yang menyalahgunakan los tersebut untuk dikontrakkan kepada pedagang lain.

Pihaknya akan menarik hak pakai los tersebut, dan mengalihkannya ke pedagang lain yang punya niat serius untuk jualan.

“Kami akan periksa ke pasar dan mencari tahu apakah isu tersebut benar. Jika memang benar saya cabut hak nya untuk menempati los tersebut. Pemohon yang ingin berjualan di los Pasar Rakyat saja masih banyak, nanti akan saya ganti jika terbukti,” tegasnya.

Menurutnya, nama oknum tersebut hanya mempunyai hak satu los di Pasar Rakyat. Untuk kedua los lain yang ditenggarai disewakan oleh oknum tersebut, bukan atas nama dirinya.

“Semua yang menempati los itu gratis. Ini saya sudah catat nomor los-los yang ditenggarai dikontrakkan itu, nanti kami cek dulu,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...