Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sepekan, 381 Warga Jepara Diswab Masif

MURIANEWS, Jepara – Sebanyak 381 warga Jepara melakukan pemeriksaan swab masif dalam sepekan terakhir. Swab masif ini dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara sebagai wujud pelaksanaan program Dinkes Jateng.

Sekretaris Dinas DKK Jepara yang juga Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid 19 (STPC) Jepara Muh Ali menyatakan, program swab masif ini akan dilakukan terhadap 1/1000 jumlah penduduk Jepara.

Sesuai rencana, pemeriksaan swab akan dilaksanakan setiap pekan, sampai waktu yang belum ditentapkan.

“Untuk minggu lalu sudah kami laksanakan. Masing-masing Puskesmas sudah melakukan pemeriksaan swab kepada sejumlah orang yang terkait hasil tracking dari kasus-kasus yang sudah terkonfirmasi,” ujar Muh Ali, Selasa (15/9/2020).

Pada pekan lalu, Muh Ali menyebutkan total sudah ada 381 orang yang tersebar di semua kecamatan di Jepara. Hanya hasilnya belum keluar.

Meski begitu, pemeriksaan ini diperkirakan akan menimbulkan lonjakan angka kasus terkonfirmasi Covid-19. Apalagi masing-masing Puskesmas sudah melakukan tracing dari kasus-kasus yang muncul, dan akan segera melakukan pemeriksaan swab.

”Pemeriksaan swab ini adalah untuk proses screening untuk kelompok erat pada klaster ataupun kelompok rentan berisiko tertular,” terangnya.

Selain itu, pengambilan swab ini juga untuk kepentingan penegakan diagnose dengan pelaksanaan swab sebanyak dua kali.

Sementara untuk sasarannya sendiri diprioritaskan kepada pasien suspek di rawat inap, kasus probable, kontak erat hasil tracing dan para tenaga kesehatan yang menjadi kontak erat dalam penanganan kasus.

“Semua Puskesmas sudah kami instruksikan untuk melakukan program swab secara masif ini. Masing-masing puskesmas juga sudah kami berikan target-target harian untuk jumlah yang harus diswab,” tambah Muh Ali.

Di Kabupaten Jepara sendiri ada 21 Puskesmas, yang berada di masing-masing wilayah kecamatan. Ada beberapa kecamatan yang memiliki dua Puskesmas, dalam melayani masyarakat. Masing-masing Puskesmas sudah diberikan target untuk pengambilan swab ini.

”Target yang diberikan masing-masing Puskesmas berbeda didasarkan pada tingkat epidemologinya. Paling kecil adalah 12 orang untuk wilayah Karimunjawa, sedangkan yang paling banyak adalah Tahunan dengan 122 orang,” tambahnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...