Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pelaku Wisata Desa di Kudus Dilatih Kelola Homestay

MURIANEWS, Kudus – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Disbudpar Kabupaten Kudus memberikan pelatihan kepada 40 pelaku wisata di berbagai desa wisata di Kudus. Mereka diberi pelatihan manajemen homestay.

Hal tersebut agar meningkatkan perekonomian masyarakat dengan membuka usaha homestay atau penginapan bagi wisatawan dengan manajemen yang baik.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, pelatihan dilakukan selama tiga hari mulai Senin (14/9/2020) hari ini. Nantinya, dua hari pelatihan teori dilakukan dalam kelas dan satu hari terakhir praktik lapangan.

“Kami datangkan narasumber  ahli di bidang pariwisata.Konsultan Kemenparekraf, konsultan pariwisata tingkat Jawa Tengah yang sekaligus dosen di Universitas Satya Wacana dan manajer Hotel @Hom,” katanya saat ditemui di sela pelatihan di Hotel @Hom Kudus, Senin (14/9/2020).

Puluhan peserta itu terdiri dari sebelas orang dari Desa Kandangmas,  delapan orang dari Desa Dukuhwaringin, dua orang dari Desa Tanjungrejo, enam orang dari Desa Japan, dua orang dari Desa Rahtawu, empat orang dari Desa Ternadi, dua orang dari UPTD Objek Wisata Colo dan lima orang dari Disbudpar.

Ia menjelaskkan, alasan kenapa dipilihnya tema manajemen homsetay tersebut, karena masyarakat di sekitar wisata akan lebih mudah mengelola homestay daripada hotel. Karena cukup memanfaatkan rumah yang sudah ditempati masyarakat di sekitar destinasi wisata.

“Jadi nanti seperti apa cara mengelola homestay dengan baik dan dengan pelayanan yang prima seperti di hotel-hotel. Ada juga cara-cara agar wisatawan bisa tertarik menginap di homestay yang ada di sekitar lokasi destinasi wisata,”  terangnya.

Harapanya, dengan adanya pelatihan tersebut para peserta bisa mengimplementasikan hal-hal yang sudah diajarkan sebagai dasar pedoman di kehidupan sehari-harinya dan di lingkungan masyarakat sekitar.

“Pelatihan ini bisa menjadi suatu ide dan meningkatkan perekonomian bagi masyarakat. Khususnya yang ada di sekitar desa wisata,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...