Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tak Datang saat Tes SKB, Tiga Peserta CPNS Jepara Gugur

MURIANEWS, Jepara – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara mengkonfirmasi tiga Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Jepara gugur dan tak bisa melanjutkan seleksi.

Hal itu diketahui lantaran ketiganya tak datang saat tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang digelar di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jumat (11/9/2020) hingga Minggu (13/9/2020) pekan lalu.

Plt Kepala BKD Jepara, Samiaji mengatakan, secara keseluruhan ada 886 orang yang ambil bagian dalam tes SKB CPNS ini. Mereka menjalani tes di beberapa tempat, di antaranya di UNS Surakarta, Kanreg I BKN Jogyakarta, BKN Pusat, Kanreg III BKN Bandung, Kanreg II BKN Surabaya, UPT BKN Lampung dan UPT BKN Pontianak.

“Paling banyak memang yang mengikuti tes di UNS Surakarta. Jumlahnya mencapai 841 orang. Sedangkan lainnya menyebar di beberapa titik lolkasi tes SKB yang digelar pemerintah,” ujar Samiaji, Senin (14/9/2020).

Peserta CPNS yang  berminat melamar untuk Pemkab Jepara paling banyak menjalani tes SKB di UNS Surakarta. Jumlahnya mencapai sebanyak 841 orang. Sementara di Kanreg Regional I Yogyakarta ada sebanyak 22 orang yang mengikuti tes SKB.

Kemudian di BKN Pusat ada sembilan orang, Kanreg III BKN Bandung delapan orang, Kanreg II BKN Surabaya empat orang, UPT BKN Lampung satu orang, dan UPT BKN Pontianak satu orang.

Secara keseluruhan ada 5.741 orang pelamar CPNS untuk formasi yang tersedia di Pemkab Jepara. Selanjutnya setelah melalui tahapan verifikasi berkas administrasi ada 5.363 orang yang dinyatakan berhak mengikuti tes CPNS.

Kemudian dari tes awal yang dilakukan untuk seleksi passing grade, ada 886 orang yang berhak mengikuti tes SKB, sebelum dinyatakan diterima atau tidak.

“Untuk Kabupaten Jepara, jumlah formasi CPNS Kabupaten Jepara 2019 yang dibuka tahun ini sebanyak 381 orang. Rinciannya, untuk tenaga guru 247 formasi, tenaga kesehatan sebanyak 82 formasi dan tenaga teknis sebanyak 52 formasi,” tambah Samiaji.

Hasil tes SKB yang sudah selesai dilaksanakan, masih akan menunggu diteliti oleh Panselnas (Panitia Seleksi Nasional). Proses ini akan dimulai pada 8-18 Oktober 2020, yang akan dilanjutkan dengan proses rekon integrasi hasil SKD dan SKB. Sedangkan pengumuumannya akan dilaksanakan pada 30 Oktober 2020.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...