Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemilik Enjang Cafe Dipanggil Satpol PP Jepara, Diminta Segera Urus Perizinan

MURIANEWS, Jepara – Satpol PP Jepara akhirnya memanggil pemilik Enjang Cafe, yang sebelumnya disegel petugas. Dalam pemanggilan ini pemilik cafe diminta untuk segera mengurus perizinan atas usahanya tersebut.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Jepara Abdul Syukur mengatakan, dalam hal ini pihaknya belum mengambil tindakan lebih jauh terkait penanganan kasus ini.

Hanya, ia mengakui Enjang Cafe telah melakukan pelanggaran setidaknya dua hal. Pertama adalah melanggar ketentuan di dalam Perbup Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) terkait pandemi Covid-19.

Terkait hal ini, mereka telah melakukan kegiatan yang mengabaikan protokol kesehatan.

Kemudian pelanggaran lainnya, adalah terkait masalah perizinan. Karena itu, Satpol PP Jepara mengambil tindakan tegas dengan melakukan penutupan usaha ini, sampai izin yang disyaratkan bisa dipenuhi oleh pemilik kafe tersebut.

“Untuk pelanggaran tipiring, kami pastikan tidak ada. Sehingga kasus ini kami tidak bisa melanjutkannya ke proses hukum lebih lanjut. Karena tidak ada izin, maka usaha ini untuk sementara waktu tidak diperkenankan buka, sampai ada izin diperoleh pemiliknya atau pengusahannya,” ujar Abdul Syukur, Jumat (11/9/2020).

Ia menjelaskan proses tipiring akan dilakukan, jika pada kelanjutannya nanti kafe ini tetap buka tanpa izin yang disyaratkan.

“Jika memang nantinya pemilik café masih nekat membuka usaha, sementara perijinannya belum terpenuhi, maka Satpol PP akan mengambil tindakan tegas lebih lanjut,” tegasnya.

Ia menambahkan, semua warga Jepara diperkenankan membuka usaha, termasuk usaha kafe. Namun tentu saja semua harus mentaati aturan-aturan yang ada di Jepara.

“Jadi untuk kasus kafe ini, kami sudah melakukan telaah. Tidak ada pelanggaran yang berkait dengan tipiring misalnya. Kegiatan kafe ini melanggar ketentuan pembatasan kegiatan masyarakat berkait pandemi. Lainnya, kalau kemudian sampai disegel, itu karena memang tidak ada izinya. Sesuai ketentuan, kami minta untuk diurus izinnya. Sebelum ada izin tidak kami perkenankan dibuka dulu,” tegas Abdul Syukur.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...