Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Rawan Tertular Corona, Ibu Hamil di Kudus Dibekali Paket Penambah Nutrisi

MURIANEWS, Kudus – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus memberikan paket asupan nutrisi pada 200 ibu hamil di Kota Kretek. Pemberian paket nutrisi tersebut  dilakukan di fasilitas kesehatan di tiga kecamatan.

Yakni Klinik Srikandi Bae, Puskesmas Jepang Kecamatan Mejobo, dan Puskesmas Jati Kecamatan Jati. Dalam penyerahan tersebut, DKK turut serta menggandeng Wakil Ketua I TP PKK Kudus Mawar Hartopo.

Plt Kepala DKK Kudus dr Abdul Aziz Achyar mengatakan, pemberian asupan nutrisi dilakukan guna mencegah para ibu hamil di Kudus terkena virus corona.

Ibu hamil, kata dia, memang jadi satu di antara sejumlah golongan yang rawan terkena virus corona.

“Ini sebagai bentuk kepedulian DKK pada ibu-ibu hamil di Kudus, mereka harus terjaga dari virus corona,” kata Aziz, Kamis (10/9/2020).

Dalam paketan nutrisi yang diberikan, kata dia, di antaranya berisi susu khusus ibu hamil, biskuit, dan suplemen tambah darah. Khusus untuk suplemen tambah darah, Aziz mengatakan ibu hamil memang diharapkan mengonsumsi suplemen secara rutin.

Dengan anjuran, selama hamil, meminum setidaknya 90 tablet. “Sehingga menghindarkan ibu dari anemia dan ketika melahirkan nanti tidak pendarahan,” lanjutnya.

Jangka panjangnya, lanjut dia, adalah menekan angka kematian ibu (AKI) pada ibu melahirkan di Kota Kretek.

Selain itu, asupan nutrisi juga diharapkan bisa mencegah ibu hamil terpapar virus corona. Walau memang hal tersebut juga memang menjadi tanggung jawab keluarga ibu hamil.

“Setidaknya bisa menambah imunitas ibu hamil, mengingat kasus ibu hamil yang terkena corona di Kudus cukup tinggi,” jelasnya.

Dinas Kesehatan juga sudah menyediakan Rumah Gizi utamanya untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita. Khususnya, yang mempunyai masalah gizi dan gangguan tumbuh kembang pada bayi dan balita.

Sementara Ketua TP PKK Kudus Mawar Hartopo juga turut mengingatkan para ibu hamil untuk menjaga diri dan bayinya. Terlebih di era pandemi seperti ini.

“Apabila tidak ada kepentingan yang mendesak, sebaiknya di rumah saja, nikmati waktu dengan bayinya,” ucapnya.

Mawar juga berharap ibu hamil untuk melakukan isolasi mandiri saat mulai cuti bersalin minimal satu bulan. Dengan harapan tidak terpapar saat akan melahirkan.

“Ibu hamil dan keluarganya juga harus lebih disiplin dan patuh pada protokol kesehatan,” jelasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...