Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Plt Bupati Kudus Punya Ide Pelanggar Protokol Kesehatan Dihukum Masuk Kamar Mayat

MURIANEWS, Kudus – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo memiliki ide untuk menambah hukuman bagi pelanggar protokol kesehatan di Kota Kretek. Yakni dengan memasukkan pelanggar ke kamar mayat, keranda atau ambulans.

Hanya, penambahan sanksi tersebut baru sebatas obrolan dengan unsur pimpinan daerah di Kota Kretek.

“Kemarin ngobrol-ngobrol dengan Pak Kapolres Pak Dandim dan Forkopimda, kalau sanksi ini ditambah untuk dimasukkan ke kamar mayat, atau ambulan bagaimana, untuk efek jera saja,” kata Hartopo saat menyampaikan sambutan di acara bhakti sosial di Bendungan Logung, Rabu (9/9/2020).

Dalam even yang dihadiri Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari itu, Hartopo menyampaikan jika forkopimda rajin turun ke lapangan, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kudus.

“Semua turun ke jalan, memantau bagaimana kesadaran masyarakat terkait kedisiplinan masker,” katanya.

Baca: Wacana Pelanggar Protokol Kesehatan di Kudus Dimasukkan Kamar Mayat, Ganjar Minta Sanksi Lebih Rasional

Selain itu, Kabupaten Kudus juga telah memiliki Peraturan Bupati Nomor 41 tentang penerapan protokol kesehatan. Dengan sejumlah sanksi. Yakni sanksi denda, sanksi administrasi dan sanksi sosial.

“Masyarakat kadang kebablasan dan perlu adanya pendisiplinan ini,” tambahnya.

Hartopo pun tak menampik, jika perkembangan kasus Covid-19 di Kudus naik dengan signifikan. Hingga menjadi zona merah. Walau demikian,  pihaknya menjamin semua aktivitas perekonomian tetap jalan.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...