Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Atasi Pandemi, Diskominfo Jepara Ajak Admin Grup Medsos Perangi Hoaks

MURINEWS, Jepara – Dinas Informasi Komunikasi (Diskominfo) Jepara menggelar acara pertemuan penggiat media sosial (medsos) di Jepara. Sejumlah admin grub media sosial di Jepara diundang dalam acara ini.

Mereka diajak berdiskusi mengenai peran penting media sosial untuk kepentingan penanganan Covid-19 di Jepara. Kegiatan dilaksanakan di Aula Lantai 3 Gedung SKPD Baru Jepara, Rabu (9/9/2020).

Kabid Komunikasi di Diskominfo Jepara Wahyanto mengatakan, kegiatan ini diharapkan menjadi ajang diskusi mengenai aktivitas medsos. Dari sini pihaknya berharap ada penyikapan yang bijak dan serius terkait maraknya hoaks yang ada di medsos saat ini.

“Masyarakat memerlukan informasi-informasi. Lewat medsos hal ini bisa disampaikan. Namun sudah seharusnya informasi yang disampaikan adalah informasi yang benar dan berguna. Termasuk dalam kaitan masalah penanganan Covid. Dari sini mudah-mudahan ada sebuah upaya yang bisa dilakukan untuk melawan hoak,” ujar Wahyanto.

Acara pertemuan ini mengambil tema Peran Media Sosial Di Masa Pandemi. Dalam kesempatan pertama, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (STPC) Jepara, Muh Ali menyebut medsos merupakan salah satu media vital dalam upaya penanganan covid.

Di dalam penanganan covid dibutuhkan kesadaran bersama dari masyarakat. Terutama untuk menjadi sarana mengedukasi masyarakat agar mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan.

“Kunci penting penanganan Covid adalah penerapan protokol kesehatan. Masyarakat harua diedukasi mengenai pentingnya penerapan protokol kesehatan. Melalui medsos kami kira akan sangat efektif upaya edukasi ini bisa dilaksanakan. Kami tentu berharap para penggiat medsos juga ikut berperan dalam upaya bersama penanganan Covid ini,” ujar Moh Ali.

Sementara itu, Hadi Priyanto salah satu tokoh literasi media di Jepara menyatakan, medsos memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun dengan pemanfaatan yang benar, medsos akan bisa dimanfaatkan dalam upaya penanganan Covid.

STPC Jepara menurutnya perlu memberi perhatian serius mengenai hal ini. Informasi mengenai covid dan upaya penanganan yang sudah dilakukan harus disampaikan dengan benar kepada masyarakat. Harus ada upaya-upaya dari STPC Jepara untuk memberi counter atas informasi keliru yang ada di medsos.

“Kita tau medsos saat ini juga mempengaruhi opini publik di masyarakat. Jangan biarkan informasi keliru dibiarkan berkembang di medsos. Harus ada klarifikasi yang benar terkait sebuah isu. Ini penting, karena jika tidak, maka penilaian publik atas kinerja penanganan covid 19 bisa negatif. Akibatnya menurunkan kepercayaan atas upaya yang dilakukan,” kata Hadi Priyanto.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...