Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jepara Berencana Gelar Swab Test Masif Pekan Depan, Kasus Covid-19 Diperkirakan Kembali Melonjak

MURIANEWS, Jepara – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (STPC) Jepara berencana menggelar swab test masif pekan depan. Upaya ini juga untuk menindaklanjuti program swab masif Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah untuk mncegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Muh Ali, Juru Bicara STPC Jepara mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengumpulkan data orang-orang yang akan di-swab test. Rencananya, mereka akan dites di masing-masing puskesmas setempat.

”Kami sudah siapkan untuk pelaksanaan program Dinkes Jawa Tengah. Data-data sudah mulai kami himpun untuk segera dilakukan pemeriksaan swab. Rencananya pekan depan pemeriksaan swab secara masif sudah akan dilaksanakan,” ujar Muh Ali, di sela-sela menjadi nara sumber dalam acara pertemuan penggiat media sosial di Aula Lantai 3 Gedung Diskominfo Jepara, Rabu (9/9/2020).

Sesuai dengan ketentuan, Jepara harus melakukan pemeriksaan swab terhadap 1/1.000 jumlah penduduknya. Dari ketentuan tersebut, jumlah warga yang akan di-swab mencapai 1.275 orang.

”Dari situ, dalam sehari akan ada 180 sampai 200-an orang yang di-swab. Target kami paling tidak sebanyak 80 persen dari jumlah yang ditetapkan,” terangnya.

Saat ini, menurut Muh Ali masih ada sekitar 80 orang yang diketahui terkonfirmasi Covid-19 dan masih dalam perawatan. Dari jumlah tersebut, dilakukan tracing dan tracking, sehingga muncul data berapa jumlah yang akan masuk dalam program swab ini.

Hanya, ia mengakui ada banyak kendala yang harus dihadapi saat melakukan swab test. Salah satunya adalah mental masyarakat untuk mengikuti swab walaupun tidak memiliki gejala Covid-19.

”Iya, kami akaui sekarang ini banyak masyarakat yang menolak jika di-swab. Meskipun sudah masuk dalam daftar tracing, mereka yang tidak menunjukan gejala, cenderung tidak mau di-swab,” tambah Muh Ali.

Sementara itu, Hadi Priyanto, salah satu pengamat sosial di Jepara memprediksi akan ada pelonjakan kasus positif Covid-19 setelah dilakukan pemeriksaan swab masif ini.

Hal iti dilihat dari angka-angka yang ada saat ini. Ia menilai, Jepara mengalami penurunan siginifikan pada akhir-akhir ini karena tracing dan traking serta swab tidak dilakukan dalam 20 hari.

Hal ini membuat angka kasus menjadi menurun dengan signifikan. Namun jika didasarkan pada positive rate yang mencapai 26,4 persen, maka peluang melonjaknya angka kasus sangat mungkin terjadi.

”Dengan positif rate sebesar 26,4 persen, maka diperkirakan dalam setiap 100 orang yang diperiksa. Kemungkinan besar akan ada 26 orang yang terkonfirmasi. Lha kalau jumlahnya 1.000 yang di-swab, maka muncul angka 260,” imbuhnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...