Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

PKB Luncurkan Gerakan Bangkit Belajar di Tengah Pandemi

MURIANEWS, Jepara – Masa pandemi Covid-19 masih terus berlangsung hingga saat ini. Di bidang pendidikan, dampaknya masih terus ditanggung oleh jutaan siswa karena harus terus melakukan pendidikan secara daring.

Situasi ini mengundang simpati dari beberapa kalangan, termasuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merasa perlu untuk bisa membantu masyarakat khususnya kalangan siswa untuk bisa terus mengikuti sistem pembelajaran melalui sistem daring ini. Tidak dipungkiri, sistem pembelajaran daring juga menimbulkan sejumlah kendala bagi mereka yang mengikutinya.

Untuk membantu mereka para siswa, PKB akhirnya menggelindingkan program Gerakan Bangkit Belajar (GBB), yang sudah dicanangkan oleh Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar.

GBB dimaksudkan untuk membantu siswa sekolah yang menjalankan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring. Gerakan ini dilakukan dengan cara mendirkan Sanggar Belajar yang didalamnya bisa memberikan bantuan akses jaringan internet hingga relawan pendamping siswa.

Di Kabupaten Jepara, program ini juga dilaksanakan oleh kader-kader PKB. Untuk daerah pemilihan Jepara, Demak, dan Kudus, pendirian sanggar belajar GBB ini difasilitasi oleh Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fathan Subchi.

“Kami telah membantu memfasilitasi berdirinya beberapa sanggar belajar siswa di daerah pemilihan kami. Salah satunya ada di desa Tegalsambi Tahunan Jepara. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan benar-benar bisa memberi manfaat dalam situasi yang sulit saat ini,” ujar Fathan Subchi, Selasa (8/9/2020).

Langkah ini dilakukan setelah menyerap aspirasi dan mendengar keluhan dari siswa sekolah yang sejak Maret haus belajar di rumah karena pandemic Covid-19. Selain itu juga adanya keterbatasan orang tua siswa dalam pemenuhnah kebutuhan kuota internet, maupun pendampingan belajar bagi putera-puteri mereka.

“Kami berharap fasilitas WiFi gratis dan adanya pendamping siswa dalam belajar bisa membantu meringankan beban orang tua siswa,” lanjut Sekretaris FKPB DPR RI ini.

Sementara itu, Aminatur Rohmah, pendamping siswa yang juga kepala MI Miftahul Huda di Desa Tegal Sambi menyatakan sangat berterima kasih dengan adanya program GBB dari PK Ini. Menurutnya hal ini merupakan solisi konkret atas kendala yang muncul dalam kegiatan pembelajaran daring.

Karena aturan, pembelajaran secara luring masih belum diperkenankan pemerintah. Sedangkan pembelajaran daring memunculkan beberapa kendala dari siswa dan orang tua juga.

“Kami sering mendengar langsung keluhan siswa maupun orang tua. Baik mahalnya kuota, orang tua yang tidak bisa mengajari anaknya maupun siswa yang malas belajar di rumah. Program ini solusi kongkret atas dampak pandemi yang terjadi pada dunia pendidikan kita saat ini,” kata Aminah.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...