Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Penuhi Kebutuhan, Pemkab Jepara Ajukan Tambahan 13 Juta Elpiji 3 Kg

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah Kabupaten Jepara berencana mengajukan penambahan kuota elpiji 3 kg bersubsidi untuk tahun 2021 mendatang. Dalam naskah (draft) rancangan awal, kuota elpiji 3 Kg Bersubsidi untuk tahun depan yang diusulkan Pemkab Jepara, diajukan sekitar 13 juta tabung.

Permohonan penambahan kuota ini didasarkan adanya trend kenaikan konsumsi elpiji 3 Kg di masyarakat Kabupaten Jepara.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Jepara Achid Setiawan Candraningrat menyatakan, pengajuan tersebut di antaranya berdasarkan kebutuhan 168.021 KK yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Selain itu juga berasal dari 40 ribu lebih pelaku UMKM di Kota Ukir.

”Sementara untuk jumlah 13 juta tersebut dihitung dengan rasio konsumsi per KK sebanyak empat tabung dan satu sektor UMKM sebanyak 10 tabung tiap bulannya. Jadi ketemulah 13 juta,” katanya.

Selain elpiji, pihaknya juga mengusulkan kuota untuk Jenis BBM Tertentu (JBT) minyak solar, sebesar 41.564 kiloliter. Serta, Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) sebesar 53.375 kiloliter.

Usulan ini merujuk SK Gubernur Nomor 540/0011331 tertanggal 25 Agustus 2020, mengenai Usulan Kebutuhan BBM dan ELPIJI Bersubsidi Tahun 2021.

“Tren peningkatan konsumsi elpiji bersubsidi (Public Service Obligation/PSO) tabung tiga kilogram, hampir merata di semua daerah. Termasuk di Kabupaten Jepara yang mendapat alokasi 9.494.667 tabung pada tahun ini. Jumlah ini kemungkinan terlampaui sampai akhir tahun,” ujarnya.

Dikatakan juga, Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Bagian Perekonomian Setda mencatat, hingga Juli 2020,  untuk realisasi distribusi elpiji PSO mencapai 6.001.720 tabung.

Sedangkan perkiraan atau estimasi total realisasi, pada bulan selanjutnya sampai akhir tahun sebanyak 4.572.950 tabung. Artinya alokasi tahun 2020 yang mencapai 9.494.667 tabung kemungkinan bisa kurang.

Data-data yang ada inilah yang selanjutnya menjadi salah satu acuan Pemkab Jepara, dalam mengajukan alokasi penambahan kuota ELPIJI 3 Kg Bersubsidi pada tahun 2021.

Dalam rakor virtual bersama dinas ESDM Provinsi Jateng, di Ruang Kerja Bupati Jepara, Selasa (8/9/2020, hal ini disampaikannya secara langsung secara virtual.

“Kita sinkronisasikan dulu dengan Provinsi, mana saja dari usulan kita yang nantinya bisa masuk. Selanjutnya kita laporkan ke Pak Bupati,” tambah Achid Setiawan.

Di sisi lain, Kasubbag Sumber Daya Alam Bagian Perekonomian Setda Jepara, Heru Sutamaji, menegaskan bahwa Pemkab Jepara akan terus melakukan upaya-upaya pengawasan terhadap distribusi elpiji dan BBM bersubsidi.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...