Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pandemi, Ketersediaan Pupuk di Pati Dipastikan Aman

MURIANEWS, Pati – Dinas Pertanian Pati bersama dengan PT Pupuk Sriwidjaya Palembang menjamin ketersediaan pupuk di Kabupaten Pati selama pandemi. Pasalnya, selain menjadi sentra padi, Pati juga menjadi kabupaten terbesar kedua penghasil singkong di Indonesia.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pati Muhtar Efendi mengatakan, produk pertanian di Kabupaten Pati memang sangat melimpah. Terlebih lagi untuk tanaman singkong yang merupakan komoditas unggulan.

Karena itu, ketersediaan pupuk bagi para petani juga harus didukung. Apalagi, PT Pupuk Sriwidjaya Palembang (Pusri) sudah mampunyai NPK khusus untuk komoditi singkong.

“Sesuai hasil demplotnya, NPK 17-6-25 atau pupuk khusus singkong ini hasilnya dua kali lipat dari pupuk biasa. Apabila biasanya satu hektare lahan bisa menghasilkan 35 ton, dengan pupuk ini (NPK 17-6-25) hasilnya bisa mencapai 55 ton per hektare,” katanya dalam acara panen raya demplot mandiri komoditi singkong di Desa Gadu, Kecamatan Gunungwungkal, Selasa (8/9/2020).

Untuk itu, ia mengajak petani singkong di Pati bisa menggunakan pupuk tersebut untuk meningkatkan hasil produksi. Dengan begitu, petani tidak hanya bergantung pada pupuk yang sudah disubsidi pemerintah.

Sementara itu, General Manager Penjualan Produk Komersil PT Pupuk Sriwidjaya Palembang Dhias Ibrahim mengatakan, dalam pupuk tersebut memang ada kalium yang dimiliki untuk meningkatkan ubinya.

Kalium tersebut memicu hasil produksi pertanian tingkat tonasenya bertambah meskipun dalam lahan yang sama.

“Patut kami sampaikan, hasil demplot yang kita lakukan hampir delapan bulan ini cukup memuaskan. Ada peningkatan produktivitas. Karena itu, kami patut menyampaikan kepada para petani maupun kelompok tani atas hasil demplot ini,” katanya.

Dia menambahkan, NPK khusus singkong merupakan produk inovasi baru dengan formula khusus. Selain itu juga telah disesuaikan dengan kebutuhan tanaman singkong.

Yang sangat penting, di tengah pandemi Covid-19 ini, pusri juga memastikan terjaminnya ketersediaan pupuk di tingkat petani. Sehingga, petani tidak perlu bingung untuk memupuk tanamannya.

“Petani tidak perluk hawatir terkait stok pupuk, terutama jelang musim tanam yang sebentar lagi akan dilaksanakan,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...