Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pasar Rakyat Kudus Mulai Dipenuhi Pedagang, Pembeli Berdatangan

MURIANEWS, Kudus – Pasar Rakyat Kudus yang berada satu komplek dengan Pasar Baru kini sudah mulai ditempati para pedagang ikan hingga pedagang sayur. Pasar tersebut memiliki 198 los dan 35 kios yang bisa digunakan untuk berdagang.

Dari pantauan MURIANEWS di lapangan para pedagang sudah menempati los ataupun kios di pasar tersebut, meski masih ada beberapa yang masih kosong. Pembelipun silih bergantian keluar masuk Pasar Rakyat untuk berbelanja.

Salah seorang pedagang sayur Suyati (55) mengaku sudah menempati los untuk berjualan semenjak pasar tersebut dibuka.

“Ini sudah penuh semua, tapi masih ada pedagang yang belum menempati. Mungkin masih mencari tanggal yang baik untuk berjualan,” katanya, Rabu (2/9/2020).

Meski masih ada beberapa pedagang yang belum berjualan, namun para pembeli sudah mulai banyak yang berdatangan ke Pasar Rakyat, “Ini sudah lumayan lah daripada sebelumnya. Tapi dibilang sepi tidak, dibilang ramai ya tidak,” ucapnya.

Sementara pedagang ayam Jamaah (52) menyatakan baru hari ini berjualan. Sebelumnya ia berjualan di Pasar Johar kemudian dipindah ke Pasar Baru dan yang terkahir ke Pasar Rakyat ini.

“Saya pedagang lama, baru hari ini berjualan. Di sini gratis. Memang pedagang basah yang ada di Pasar Baru disuruh pindah di sini. Ya lumayan karena sudah punya langganan ya pindah ya tetep dicari,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti mengatakan saat ini pedagang yang menempati Pasar Rakyat sudah ada sekitar 60 persen lebih. Meski demikian, menurutnya saat ini daftar para pedagang yang menempati Pasar Rakyat sudah penuh.

“Surat izin pendasaran hanya kami berikan untuk yang niat berjualan. Sebab untuk menghindari adanya jual beli los di pasar itu. Kalau yang saat ini masih kosong, dan tanpa alasan pasti, maksimal satu bulan kami ganti dengan pedagang lain,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...