Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bupati Jepara Pastikan Penerima Bantuan dari Pemerintah Tepat Sasaran

MURIANEWS, Jepara – Selama masa pandemi Covid-19, beberapa program pemerintah dilaksanakan untuk membantu masyarakat. Ratusan miliar dana sudah disiapkan dan sebagian besar sudah disalurkan kepada masyarakat sebagai bagian dari Jaring Pengaman Sosial (JPS).

Hal yang sama juga dilaksanakan di Kabupaten Jepara, dan diharapkan bisa membantu meringankan beban masyarakat akibat dampak pandemi di bidang ekonomi.

Bupati Jepara Dian Kristiandi menyatakan, dana bantuan yang dikucurkan pemerintah diharapkan benar-benar tepat sasaran di tingkat wilayah/desa. Program-program bantuan yang dilakukan pemerintah sudah sedemikian jelas disusun dan dilaksanakan.

”Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dan sekaligus upaya melindungi masyarakatnya dari dampak Covid-19,” katanya, Selasa (1/9/2020).

Di Kabupaten Jepara, lanjutnya, untuk penanganan dampak Covid-19, telah dialokasikan dana sebesar Rp 137 miliar untuk program JPS. Anggaran dana ini disiapkan secara khusus, untuk membantu warga tidak mampu dan terdampak pandemi Covid-19.

Hanya, ia mengakui butuh peran pemerintah desa dalam hal pendataan dan tehnis penyalurannya. Sejauh yang sudah dilaksanakan, pemerintah desa yang ada di Kabupaten Jepara, sudah menunjukan kinerja yang baik.

”Terimakasih kepada desa yang sudah melakukan pencatatan dengan baik dan ikut ambil bagian dalam tehnis penyaluran dana ini. Kami melihat peran mereka sangat krusial dan sangat mendukung program ini,” ujarnya).

Meskipun demikian, ia juga mengakui ada permasalahan-permasalahan yang terjadi di lapangan dalam pelaksanaan program ini. Terutama mengenai masalah pendataan bagi warga-warga yang berhak menerima bantuan.

”Sebelumnya, muncul kasus salah dalam memberikan bantuan. Akibatnya ada orang yang sebenarnya tidak berhak, ternyata tercatat sebagai penerima bantuan. Namun dengan peran aktif pemerintah desa, kesalahan yang ada sudah diperbaiki,” terangnya.

Pihaknya berharap, seluruh warga yang memenuhi syarat-syarat dalam aturan yang ada, semuanya bisa mendapatkan haknya. Baik itu bantuan dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi, maupun dana desa.

Pemerintah melalui dana Kementerian Sosial sudah memberikan bantuan tunai sebesar Rp 600 ribu selama empat bulan. Kemudian, dari kementerian lain juga diberikan bantuan sebesar Rp 200 ribu hingga sembilan bulan.

”Sedangkan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, ada bantuan berupa paket sembako dan dari Pemerintah Kabupaten Jepara ada bantuan tunai sebesar Rp 400 ribu selama tiga bulan,” ungkapnya.

”Semuanya untuk membantu masyarakat memenui kebutuhan selama pandemi. Kami pastikan semuanya bisa tepat sasaran, meski tetap ada masalah-masalah di lapangan,” imbuhnya.

 

Reporter: Budi erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...