Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pengurus Baru IPNU dan IPPNU Jepara Kota Dibekali Kemampuan Analisa SWOT

MURIANEWS, Jepara – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Jepara Kota melaksanakan pembekalan upgrading bagi pengurus baru masa khidmah 2020 – 2022.

Salah satu materi yang diberikan dalam pembekalan ini adalah materi Analisa SWOT. Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan para pengurusnya.

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi PAC IPNU Jepara Kota Khoirul Huda mengatakan upgrading kali ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya. Sebelumnya, pihaknya sudah melakukan pembekalan pengurus untuk masalah analisa diri, analisa mandat, analisa wilayah dan analisa jaringan.

Untuk melengkapi, kemudian diberikan pembekalan mengenai analisa SWOT . Kemampuan analisa ini diharapkan bisa membuat para pengurus bisa melihat potensi PAC IPNU IPPNU Jepara Kota dua tahun ke depan, dan mengembangkannya.

“Dengan analisa SWOT kita akan dipandu untuk memahami kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity) dan tantangan atau hambatan (treatment). Dari situ kami berharap bisa melakukan sesuatu untuk bisa memgembangkan organisasi yang ada,” kata Khoirul Huda, Selasa (1/9/2020).

Diharapkan para pengurus baru IPNU IPPNU Jepara Kota bisa mengemplementasikan Analisa SWOT ini untuk menyusun program kerja. Dengan kemampuan ini, harus ada program kerja yang sesuai kebutuhan dan kemampuan anggota IPNU-IPPNU.

”Yang terpenting, dengan pembekalan tersebut, semua pengurus memiliki tanggung jawab bersama, komitmen pada keputusan organisasi, konsisten dan amanah,” ungkapnya.

Kegiatan upgrading yang sudah dilaksanakan diikuti 32 peserta, dan menghadirkan Zakariya Anshori sebagai instruktur. Tokoh muda NU Jepara ini menyatakan, kemampuan melakukan analisa SWOT dibutuhkan untuk bisa memahami tantangan, potensi dan kemampuan. Baik diri sendiri maupun organisasi.

Dengan kemampuan ini, seseorang akan bisa bisa memahami tanggung jawabnya dan bisa memilah antara kepentingan pribadi atau organisasi.

“Saya kira itu ya. Saya sendiri merasa bangga dengan keinginan anak-anak di IPNU-IPPNU Kota Jepara. Hal seperti ini dibutuhkan untuk memberi dasar kepada mereka, agar nantinya pemikiran dan kemampuan mereka dalam berorganisasi bisa berkembang. Pada gilirannya, nanti akan memberi sebuah kemajuan bagi organisasi, bangsa dan negara,” ujar Zakariya Ansori, terpisah.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...