Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Lama Tak Boleh Manggung Sampai Gadaikan Perabot Rumah, Pekerja Seni di Kudus Gelar Demo

MURIANEWS, Kudus – Ratusan pekerja seni di Kudus menggelar aksi protes di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Senin (31/8/2020) pagi. Mereka demo lantaran sejak adanya pandemi, mereka tak bisa manggung lantaran, adanya larangan hiburan yang mendatangkan kerumunan.

Para pekerja senin menganggap kebijakan tersebut mematikan sumber kehidupan mereka. Selain itu, para pekerja seni juga merasa telah didiskriminasi aturan tersebut.

Hal tersebut dikarenakan tidak adanya job hiburan selama kebijakan tersebut diberlakukan. Padahal, banyak dari masyarakat Kudus masih berkerumun di sejumlah pusat-pusat perbelanjaan maupun lokasi-lokasi lainnya.

“Kesenian bukan biang covid. Lama-lama kami mati karena kelaparan, bukan karena corona,” kata Mardi, salah satu anggota Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) Kudus di sela aksi.

Pihaknya pun berharap para pemangku kepentingan bisa memikirkan nasib mereka. Terlebih banyak pekerja seni yang terpaksa menggadaikan perabot hingga rumahnya untuk bertahan hidup.

“Lima sampai enam bulan kami tidak ada kerjaan. Sampai saya sendiri harus menjual dua alat pengeras suara dan cincin istri saya, untuk bertahan hidup,” kata dia.

Mardi menambahkan, para pekerja seni juga manusia. Mereka, kata dia, juga membutuhkan makan dan kebutuhan-kebutuhan lainnya.

Pekerja seni juga, kata dia, tidak membutuhkan bantuan, hanya butuh solusi dari permasalahan ini. Sehingga bisa menyambung hidup di tengah pandemi seperti ini. “Kami cuma ingin solusi bagi pekerjaan kami, bukan bantuan,” tegasnya.

Mardi dan kawan-kawan pun berharap bisa menemui Plt Bupati Kudus HM Hartopo, untuk bisa mengadukan nasibnya secara langsung dan bisa mencari solusi terbaik bagi mereka. “Jika tidak kami akan menginap di pendapa Kabupaten Kudus,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih menggelar aksi demonstrasi dengan menyanyikan sejumlah lagu serta berjoget bersama.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...